Lihat Jarum, Sopir Bus di Bogor Gugup

Seorang sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP) terlihat gugup saat diminta untuk melakukan tes urine.

Lihat Jarum, Sopir Bus di Bogor Gugup
TribunnewsBogor/Soewidia Henaldi
Petugas Dinas Kesehatan Kota Bogor memeriksa kondisi kesehatan sopir bus di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Rabu (7/10/2015) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Soewidia Henaldi

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Seorang sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP) terlihat gugup saat diminta untuk melakukan tes urine.

Pria bernama Rohman (45) itu lalu berjalan pelan ke toilet yang berada di dibelakang kantor terminal Bus Baranangsiang, Kota Bogor untuk melakukan tes urine.

"Saya takut sama jarum suntik, kan harus dites darah juga," ucap Rohman pelan.

Drg Lindawati Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Dinas Kesehatan, Kota Bogor mengatakan, test urine dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

Test urine sopir bus dilakukan di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat,Rabu (7/10/2015).

Pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor meliputi tes urine, cek darah, tekanan darah, dan jantung.

"Tes ini sebagai langkah antisipasi terhadap kasus kecelakaan yang diakibatkan human error," ujarnya.

Linda menjelaskan, tes urine untuk mengetahui apakah para sopir mengkonsumsi alkohol dan narkoba.

Sedangkan tes darah untuk mengetahui kesehatan para sopir.

Dinkes Kota Bogor menargetkan 50 sopir yang dites urine.

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved