TribunBogor/
Home »

Metro

Pelaku Pemukulan dan Pengerusakan Bukan Anggotaa Anggota Ormas

Ada oknum yang mencoba untuk mendompleng

Pelaku Pemukulan dan Pengerusakan Bukan Anggotaa Anggota Ormas
TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Ormas bertemu dengan Wali Kota Bogor di Balai Kota Bogor. 

Laporan wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya

TRIIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pelaku pemukulan dan perusakan kendaraan operasionaal satpol PP Kota Bogor, pada Senin (14/12/2015), bukan anggota dari tiga ormas yang melakukan aksi protes terkait pencabutaan bendera.

"Ini ada oknum yang mencoba untuk mendompleng kejadian ini, kami ingin menyampaikaan aspirasi secara baik-baaik, tapi ternyaata ada kejadiaan seperti ini," ujar Ketua Umum Ormas Pemuda Pancasila Kota Bogor, Beninu Agroebie, kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (15/12/2015).

Sesuaai dengan kesepakataan yang sudah terjalin antara perwakilan ormas dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya dan Kasatpol PP Kota Bogor, Eko Prabowo, dirinya akan membantu mencari siapa pelaku tersebut.

"Kami sudah mendorong Kasat Intel supaya mencari tahu agar terlihat siapa yang mencoba bermain di air keruh ini, kami ormas, bergabung ini untuk menjadikaan Bogor lebih baik kok," katanya.

Pada kejadian kemarin sore, sama sekali tidak ada yang mengintruksikan anggota dari tiga ormas itu untuk melakukan aksi seperti yang terjadi.

"Sebelum pulang dari Kesbangpol, sudah diintruksikan untuk pulang, biar konvoi tapi asal tertib," ujar Ben.

Sedangkan terkait duduk permasalahan tentang pencabutan bendera, Ben, mengakui bahwa ada kesalahpaahaman yang terjadi saat itu.

Bendera yang dicabut merupakan milik dari pemilik tempat atau warung yang dipasanga hanya untuk penanda.

"Setiap kami pasang itu selalu melewati prosedur, tapi ada satu bendera yang suka terpasang diwarung milik anggota, atau tambal ban milik anggota, naah itu yang dicabut," kaatanya.

Penulis: Ardhi Sanjaya
Editor: Suut Amdani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help