Kisah Pilu Samanto, Dibuang Anak Kandung Saat Malam Takbiran, Alasannya Bikin Geram

Soalnya aku orang tak punya jadinya dia jahat, aku tidak bisa memberi makan akhirya ngomel-ngomel. Bapak minta maaf Nak

Kisah Pilu Samanto, Dibuang Anak Kandung Saat Malam Takbiran, Alasannya Bikin Geram
Tribunnews.com

TRIBUNNEWSBOGOR.COM – Samanto dibuang anak kandungnya sendiri saat malam takbiran.

Niat berlebaran bersama cucu dan anak, lelaki tua ini malah menganang momen sungkeman di kantor Dinas Sosial Ketenagakerajaan.

Pria yang tak lagi muda ini berasal dari Brebeg, Nganjuk.

Kisah ini memang mirip sekali cerita di sinetron, tapi ini kisah nyata dari Surabaya.

Seperti dikutip dari Tribunnews.com, Hari Raya Idul Fitri menjadi momen bagi keluarga untuk berkumpul dan melepas kerinduan.

Namun tidak bagi Samanto asal Brebeg, Nganjuk.

Pada Hari Kemenangan ini, dia justru dibuang oleh anak kandungnya sendiri di jalan.

Hal itu dilakukan pada malam takbiran.

"Takbiran wingi, anakku sing mbarep ngejak metu numpak mobil, aku takok ape dijak nang ndi aku, aku dikongkon meneng ae, ternyata aku didukno nang embong." (Takbiran kemarin anak sulungku mengajak keluar aku lalu diturunkan di jalan)

Samanto sendiri lupa berapa usianya saat ini.

Halaman
123
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved