Bukan Untuk Mengencangkan Celana, Tapi Ini Sebenarnya Fungsi dari Sabuk

Ikat pinggang atau sabuk ialah pita fleksibel, biasanya terbuat dari kulit atau pakaian keras.

Bukan Untuk Mengencangkan Celana, Tapi Ini Sebenarnya Fungsi dari Sabuk
Tribun Style
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Bima Chakti Firmansyah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ikat Pinggang merupakan barang yang penting bagi kehidupan sehari-hari.

Fungsinya adalah untuk mengencangkan celana agar tidak melorot.

Namun ternyata fungsi awal ikat pinggang bukanlah untuk mengencang celana lho.

Berikut ini alasannya yang dikutip dari laman Wikipedia.

Ikat pinggang atau sabuk ialah pita fleksibel, biasanya terbuat dari kulit atau pakaian keras.

Sabuk lazimnya dikenakan di sekitar pinggang.

Ikat pinggang berfungsi mengikat celana atau bahan pakaian lain, juga berguna untuk gaya atau mode.

Sabuk telah terdokumentasi untuk pria dan wanita sejak Zaman Perunggu.

Pada masa modern, orang mulai mengenakan ikat pinggang sejak tahun 1920-an.

Fungsinya agar celana panjang yang dikenakannya tidak melorot.

Namun sebelum itu, sabuk hanya dikenakan untuk hiasan, dan banyak dikaitkan dengan militer.

Terdapat berbagai jenis sabuk, antara lain sabuk tatahan.

Sabuk ini biasanya terbuat dari kulit atau bahan serupa.

Kemudian dihiasi dengan logam.

Umumnya sabuk ini dipakai di kalangan mode punk, emo, dan metal.

Tips Memilih Ikat Pinggang yang Pas, Disesuaikan Bentuk Tubuh

Maksimalkan gaya berbusana kita dengan belt atau ikat pinggang.

Pilih yang pas dengan tubuh kita, ya!

1. Pertama kenali bentuk tubuh kita, terutama bentuk dan panjang area pinggang.

Area ini sangat menentukan jenis dan lebar ikat pinggang yang cocok untuk tubuh kita.

2. Jika tubuh kita agak berisi pada bagian pinggang, sebaiknya pilih ikat pinggang berwarna gelap yang tidak terlalu lebar.

Mengenakan ikat pinggang ala empire waist (sedikit di bawah payudara) bisa menciptakan ilusi bentuk pinggang yang menarik.

Tentunya pemakaian ikat pinggang pada posisi ini juga akan mempertegas membentuk payudara.

3. Jika akan menggunakan ikat pinggang di bagian tengah pinggang, pilih ikat pinggang dengan bagian depan yang semakin kecil sehingga membuat perut terlihat lebih ramping.

Sebisa mungkin jangan gunakan ikat pinggang terlalu ketat dan pilih pakaian dengan bahan yang agak tebal sehingga bisa menyamarkan bentuk tubuh.

4. Untuk kita yang bertubuh mungil dengan pinggang yang pendek, sebaiknya pilih ikat pinggang dengan lebar kecil dan senada dengan warna pakaian.

Jangan menggunakan ikat pinggang yang terlalu lebar atau kontras sehingga membuat tubuh terlihat semakin pendek.

5. Bagi pemilik tubuh ala jam pasir, ikat pinggang lebar yang yang dikenakan di bagian pinggul bisa membuat penampilan Anda lebih sempurna.

Anda juga bisa bereksperimen dengan menggunakan ikat pinggang di luar jaket tipis atau cardigan Anda.

6. Nah, untuk yang bertubuh langsing, gunakan ikat pinggang berukuran sedang atau tipis yang serasi dengan tubuh mungil Anda.

Padu-padankan dengan pakaian berlapis untuk menciptakan tekstur dan kesan tubuh yang lebih berisi.

7. Si tubuh XL dan ingin memberikan kesan langsing bisa menggunakan skinny belt yang dikenakan agak sedikit longgar.

Belt yang imut dan ramping ini cocok sekali karena bisa membuat tubuh terlihat memiliki lekuk yang lebih bagus.

Padukan skinny belt dengan terusan favorit kita atau saat mengenakan outer layer seperti blazer dan cardigan.

Namun oversized belt juga masih dapat dipakai asalkan bukan belt yang terlalu ketat dan banyak ornamen, karena akan membuat tonjolan di atas dan bawah belt. (Tabloid Nova/El Rany)

Penulis: Bima Chakti Firmansyah
Editor: Bima Chakti Firmansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved