TribunBogor/
Home »

Metro

IPB Ciptakan Mesin Anti 'Galau' Buat Ahok

Mesin yang dirancang ini berfungsi untuk mengambil sampah di aliran sungai secara otomatis.

IPB Ciptakan Mesin Anti 'Galau' Buat Ahok
Istimewa/IPB
Mesin JAGAU atau Jakarta Anti Galau untuk membersihkan sampah di sungai. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Soewidia Henaldi

TRIBUNNEWSBOGOR. COM - Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) menciptakan mesin untuk mengatasi masalah sampah di aliran sungai Ciliwung yang melintas di Jakarta.

Mesin ini diberi nama JAGAU atau Jakarta anti Galau diciptakan oleh empat mahasiswa IPB, mereka adalah M Prayoga Sunandar, M Joffy Mahardika, Putra Ansa Gaora, dan Andri Nur Rachman.

Mereka didampingi dosen pendamping Dr Slamet Widodo.

Mesin yang dirancang ini berfungsi untuk mengambil sampah di aliran sungai secara otomatis.

Berbentuk baling-baling dilengkapi dengan sistem konveyor yang langsung terintegrasi dengan bak penampungan sampah.

Siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com, mesin ini juga dilengkapi dengan sistem hidrolik dan sensor guna mengoptimalkan kinerjanya.

Baling-baling di mesin JAGAU berfungsi untuk mengambil dan mengangkat sampah yang terdapat di permukaan air.

Setelah sampah terangkut, lalu dialirkan melalui konveyor yang terintegrasi dengan bak penampungan di bibir sungai, dan dapat langsung diangkut truk.

Hidrolik dan sensor berfungsi menaik-turunkan mesin secara otomatis sehingga dapat menyesuaikan tinggi permukaan air sungai.

Mesin JAGAU terpilih sebagai salah satu karya dari Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) yang lolos untuk mengikuti Pekan Inovasi Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2016.

Mesin JAGAU ini diharapkan benar-benar dapat menjadi solusi alternatif dalam menangani masalah sampah sungai khususnya di DKI Jakarta.

Mesin ini dinilai sangat efektif dan efisien sebagai solusi jangka panjang dalam menangani sampah yang masih belum terselesaikan.

"Kami berharap mesin ini dapat menjadi salah satu juara pada ajang PIMNAS tahun ini dan yang terpenting mesin JAGAU dapat direalisasikan sesegera mungkin dengan bantuan berbagai pihak," ujar M Prayoga.(*)

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help