TribunBogor/

PON XIX Jawa Barat

Hasil Perolehan Dikuasai 5 Kontingen, Ketua KONI : Itu Tergantung Pemerintahnya Sendiri

Ada tiga hal pokok yang mestinya bisa dilakukan pemerintah asal kontingen untuk mendukung para atletnya.

Hasil Perolehan Dikuasai 5 Kontingen, Ketua KONI : Itu Tergantung Pemerintahnya Sendiri
TribunnewsBogor.com/Ardhi Sanjaya
Konferensi Pers KONI Pusat di Trans Luxury Hotel Bandung 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Ardhi Sanjaya

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Jumlah perolehan medali yang diperoleh dalam ajang PON XIX Jawa Barat dinilai hanya dikuasai oleh lima kontingen saja.

Jumlah perolehan medali emas yang didapat oleh 34 kontingen yang mengikuti ajang PON ke 19 ini, angkanya sangat jomplang.

Peringkat lima besar berhasil mendulang ratusan medali.

Sementara itu, dari peringkat ke enam hingga terakhir malah hanya berjumlah puluhan.

Menanggapi fenomena ini, Ketua KONI Pusat, Tono Suratman, mengatakan itu merupakan penyebab dari minimnya dukungan dari pemerintah setempat.

"Membangun olahraga itu tidak cukup hanya empat tahun saja, perlu tersetruktur dan keberlanjutan," kata Tono saat melakukan konferensi pers di Trans Luxury Hotel Bandung, Rabu (28/9/2016).

Ada tiga hal pokok yang mestinya bisa dilakukan pemerintah asal kontingen untuk mendukung para atletnya.

Pertama kata Tono ini soal kebijakan yang dibuat oleh pemerintah asal atlet.

"Keberhasilan itu pertama karena kebijakan politikal will terfokus pada atlet berprestasi, kalau gubernur atau pemerintah tidak melihat ke arah itu maka akan terlihat seperti itu (perolehan ranking)," katanya.

Unsur kedua yang tak kalah penting ini penyediaan sarana dan prasarana pendukung.

"Jawa Barat membangun berbagai saran dan prasaran, dari yang ada menjadi ada, lalu merenofasi gedung hingga bisa digunakan menjadi multifrungsi seperti sekarang ini," ujarnya.

Terakhir yang tak lain ialah dukungan anggaran.

Menurutnya, sudah sepantasnya jika memang suatu pemerintah daerah ingin mendulang banyak medali di ajang PON seperti ini, seharusnya mempersiapkan anggaran.

"Entah itu dimasukkan ke belanja daerah atau negara," ujarnya.

Penulis: Ardhi Sanjaya
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help