TribunBogor/

Komunitas Penghuni Kolong, Banyak-Banyakin Prestasi, Kurang-Kurangin Hal Negatif

Sejak 2002 lalu sebelum dibentuknya KPK, mereka sering kali membuat acara sosial, seperti saat peringatan sumpah pemuda.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sehari-hari menghabiskan waktu di jalan, bukan berarti anak jalanan tidak bisa berprestasi.

Komunitas Penghuni Kolong (KPK) menepis adanya anggapan bahwa anak jalanan itu miskin prestasi.

Bukan dengan slogan dan bukan dengan ucapan, namun tepisan itu dibuktikan melalu karya dan prestasi yang mereka tampilkan.

KPK ini didirikan karena mereka setiap harinya mencari nafkah dan hidup di jalan.

Sejak 2002 lalu sebelum dibentuknya KPK, mereka sering kali membuat acara sosial, seperti saat peringatan sumpah pemuda.

Saat itu mereka kumpul-kumpul untuk membuat sebuah event acara dan akhirnya berlanjut hingga hari ini.

"KPK ini baru, belum lama, tapi untuk hidup dijalan kita sudah rasakan bertahun-tahun hidup di jalanan, dan komunitas ini muncul dari jalanan," Ujar Adit.

Komunitas ini terdiri dari 20 0rang yang aktif.

namun saat tampil hanya beberapa orang saja yang ikut bermain musik, diantaranya adalah Ervan Vokalis, Perkusi EKo, Gitaris Ardi Adot, Basis Adit Jawa, Bojai Perkusi Etnik, Dan Fachru Kentung.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help