TribunBogor/
Home »

Bisnis

» Mikro

Harga Sayuran Naik 2 Kali Lipat, Pedagang Diprotes Ibu-Ibu

Rafid mengatakan bahwa kenaikan paling signifikan terjadi pada harga Kangkung dan bayam.

Harga Sayuran Naik 2 Kali Lipat, Pedagang Diprotes Ibu-Ibu
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
harga sayur di sejumlah Pasar di Kota Bogor mengalami peningkatan selama musim hujan ini 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Memasuki musim penghujan harga sayuran di Pasar Kebon Kembang (Pasar Anyar) Kota Bogor mengalami kenaikan harga.

Rafid (45) Seorang pedagang sayur di Pasar Anyar menuturkan kenaikan harga sayuran terjadi sejak satu minggu terakhir.

Akibatnya para pembeli pun tidak jarang protes dan menawar harga sayuran yang dijualnya.

"Ini kan musim hujan, kalau kena air terus sayur sering busuk, jadi naik harganya dari pengepulnya, kalau yang protes sih ada aja namanya juga ibu-ibu, kadang ditawar juga padahal memang sudah segitu harganya," tuturnya, Selasa (14/2/2017).

Rafid mengatakan bahwa kenaikan paling signifikan terjadi pada harga Kangkung dan bayam.

Jikan biasanya harga bayam Rp 15 ribu hingga 25 ribu perkilogram kini naik menjadi dua kali lipat dari harga sebelumnya.

"Sekarang itu satu kilo bayam harganya Rp 50 ribu sama kaya harga kangkung," ucapnya.

Namun jika dijual satu ikat, Rafid biasa menjual dengan harga Rp 5000 perikat kangkum atau bayam.

Kenaikan sayuran tidak hanya terjadi pada kangkung dan bayam saja, tapi juga terjadi pada harga bunga pepaya.

"Harga kembang pepaya juga mahulal, tadinya Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu perkilo, sekarang Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu, jualnya juga jadi bingung," tuturnya.

-------------------

Ikuti Berita Terkini Bogor !

Like Fanpage: TRIBUNnewsBogor.com

Follow Twitter: @TRIBUNnewsBogor

Instagram: @tribunbogor

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help