TribunBogor/
Home »

Metro

Lahan Pertanian Berkurang, Bima Arya Akui Banyak Proposal Pembangunan Perumahan

Wali Kota Bogor Bima Ary Sugiarto mengatakan lahan pertanian di Kota Bogor memang sudah berkurang

Lahan Pertanian Berkurang, Bima Arya Akui Banyak Proposal Pembangunan Perumahan
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto membahas penanggulangan banjir dengan sejumlah universitas ternama, Jumat (17/3/2017). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan pertemuan dengan Guru Besar Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, dan Monash University untuk membahas tata ruang terkait banjir di Kota Bogor.

Head Of Landscape Management Laboratory dari IPB Prof Dt Hadi Susilo Arifin mengatakan, bahwa banyak faktor yang menyebabkan air meluap dan mencari jalan sendiri ke tempat rendah.

"Faktanya ada perubahan landscape dari jaman Belanda dahulu hingga saat ini, seperti perkembagan landscape bangunan dan tatata kota," ujarnya

Prof Hadi menambahkan dahulu banyak saluran imigrasi yang diperuntukan untuk pertanian, kini lahan pertanian hilang dan irigasi tidak berfungsi dengan baik sehingga saluran air terhambat.

Sementara itu Wali Kota Bogor Bima Ary Sugiarto mengatakan lahan pertanian di Kota Bogor memang sudah berkurang

"Lahan pertanian di Kota Bogor saat ini hanya 350 hektar, proposal untuk membangun perumahan itu luar biasa, tapi kini kita perketat aturannya," ujarnya.

Bima mengatakan satu sisi kita butuh pemukiman, namun disisi lain kita harus menghitung dengan pas berapa titik resapan yang diperlukan.

"Kalau kita kasih izin kepada pengembang, kontraktor orang luar bogor, tukang orang luar Bogor, yang isi rumah orang luar Bogor, saya takutkan kita hanya menerima banjir dan macetnya saja," tuturnya.

Dia menambahkan tugas pemerintah kota harus menghitung dengan pas berapa keperlun jumlah pemukiman, dan berapa lahan hijau yang harus tetap sipertahankan.

"Kita fokus kepada infrastruktur kepada normalisasi drainase dan sistem, jadi ini merupakan pertemuan yang baik, kedepan saya kira ini harus dilakukan bersama sehingga harus menjaga jaringan ini agar terus memberikan masukan," tuturnya.(*)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help