Home »

Metro

Angkot Mogok

Janji Bima Arya, Mulai 1 April Jumlah Ojek Online di Bogor Bakal Dibatasi

Selain itu, kata Bima, para driver transportasi online pun akan dikenakan biaya pajak, dan diwajibkan untuk membayar KIR.

Janji Bima Arya, Mulai 1 April Jumlah Ojek Online di Bogor Bakal Dibatasi
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto berbicara di hadapan puluhan sopir angkot di Balaikota Bogor, Selasa (21/3/2017). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Mulai 1 April 2017, Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan membatasi jumlah transportasi online di Kota Bogor.

Hal itu dilontarkan langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto kepada puluhan sopir angkot Kota Bogor di Balaikota Bogor, Selasa (21/3/2017) siang.

"Saya paham, sangat paham, ojek online ini membuat gelisah sopir angkot, untuk itu mulai 1 April nanti akan ada peraturan baru dari Pemerintah Pusat soal pembatasan driver online," ujarnya dihadapan puluhan sopir angkot.

Selain itu, kata Bima, para driver transportasi online pun akan dikenakan biaya pajak, dan diwajibkan untuk membayar KIR.

"Semua transportasi harus diperlakukan secara adil termasuk transportasi online," kata Bima Arya.

Baca: Puluhan Ojek Online Dihadang Petugas, Nyaris Bentrok di Flyover Cibinong

Tak hanya itu, tarif untuk transportasi online pun akan diatur oleh peraturan menteri.

"Jangan sampai tarif online itu terlalu mahal nanti juga akan diatur," terangnya.

Namun, kata Bima, peraturan tersebut hanya berlaku untuk transportasi roda empat saja.

Baca: Puluhan Sopir Angkot Geruduk Kantor Wali Kota, Tuntut Ojek Online Dihapuskan

Sementara untuk roda dua, Pemkot Bogor berencana melakukan terobosan untuk mendukung program dari Pemerintah Pusat.

"Jadi intinya nanti untuk roda dua khusus di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi akan diatur oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Semua mulai dari tarif, kuota, dan lain-lain akan diatur untuk roda dua," pungkasnya.(*)

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help