TribunBogor/

Miris, Masih Ada Warga Kota Bogor yang Buta Huruf

Dengan mengajak masyarakat dan pemuda-pemudi serta anak-anak, Karangtaruna Pancawarna bergeriliya mencari buku kepelosok perkampungan.

Miris, Masih Ada Warga Kota Bogor yang Buta Huruf
Istimewa
Pos Pintar di Kelurahan Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Dipandang sebelah mata atau menjadi satu bagian yang tersisihkan membuat karang taruna di RT 3/2 Kampung Parung Banteng, Gang Albusro, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor kembali bangkit.

Dengan semangat untuk meningkatkan semangat membaca, membuat para pemuda di kampung tersebut bergerak untuk membangun perpustakaan atau yang mereka sebut dengan pos pintar.

Anggota Karang Taruna Pancawarna, Yusuf Sofyan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan tentang semangat anak-anak 'barisan teremehkan'.

"Jadi niat kami untuk pengubahan desa dan kaum muda yang merupakan masa depan bangsa, dengan kegiatan Membaca Raya," ucapnya.

Yusup mengatakan bahwa kegiatan yang dibantu oleh beberapa Community Development (Comdev) Sekolah Relawan ini didasari untuk membangkitkan semangat membaca.

"Di kampung ini meski ada yang sekolah sampai sarjana banyak juga yang putus sekolah bahkan hanya sampai SD atau SMP, selain itu juga ada beberapa orang tua yang masih buta huruf," ucapnya.

Dengan mengajak masyarakat dan pemuda-pemudi serta anak-anak, Karangtaruna Pancawarna bergeriliya mencari buku kepelosok perkampungan.

Meski dalam keterbatasan mereka antar warga saling dukung dan bahu mebahu untuk menyulap sebuah pos ronda menjadi pos pintar.

Pos Pintar
Pos Pintar (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

"Masih banyak yang buta huruf dan putus sekolah, jadi kalau malam bapa-bapak disini juga ada yang baca, kalau pagi siang atau sore banyak ibu-ibu dan anak-anak," ucapnya.

Yusup mengatakan bahwa bagi siapapun yang ingin menyumbangkan buku ataupun rak buku bisa langsung datang atau bisa menghubungi pihak karang Taruna.

"Satu buku sangat berharga untuk anak-anak dikampung ini, karena dengan membaca mereka bisa lebih lias memandang dunia," tuturnya.

Bagi yang ingin menyumbang bisa meghubungi 089659933931 / 081295511859.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help