Home »

Bogor

Kalah Suara saat Pemilihan, Calon Kades Ini Beberkan Bukti Dugaan Kecurangan

Menurutnya, panitia telah menerobos aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah daerah terkait aturan penyelanggaraan Pilkades.

Kalah Suara saat Pemilihan, Calon Kades Ini Beberkan Bukti Dugaan Kecurangan
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Calon kades Bojong, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor protes karena telah menemukan indikasi kecurangan yang dilakukan panitia pemilihan 

Laporan Wartawan TribunewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang berlangsung di Desa Bojong, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor diindikasi mengalami kecurangan.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu calon kades, Fajri Khaerudin yang tak puas dengan hasil perhitungan suara akhir.

Ia mengklaim menemukan bukti penyimpangan yang dilakukan oleh panitia Pilkades di wilayah desanya.

Menurutnya, panitia telah menerobos aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah daerah terkait aturan penyelanggaraan Pilkades.

Dalam pelaksanaan Pilkades di desanya, kata dia, ditemukan sejumlah kejanggalan salah satunya jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak sesui dengan jumlah udangan yang diberikan ke warga.

Fajri mencontohkan, di wilayah RT 4/3 Desa Bojong, Kecamatan Tenjo terdapat 273 jiwa yang masuk dalam DPT untuk mengikuti pencoblosan yang berlangsung pada 12 maret 2017.

Namun, dalam surat panggilan jumlahnya bertambah menjadi 275 jiwa.

"Seharusnya tanggal 24 februari itu penetapan DPT sudah selesai, tapi kenapa pada tanggal 9 dan 10 maret ketika memasuki masa tenang panitia masih melakukan pendataan tanpa kordinasi dulu kepada calon yang ikut dalam Pilkades sehingga terjadi penggelembungan jumlah hak pilih," tuturnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (19/4/2017).

Lebih lanjut dia mengatakan, jumlah DPT di desanya mencapai 6603 jiwa, sementara itu yang hadir dalam pemungutan suara yakni 5587 jiwa.

Halaman
12
Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help