TribunBogor/
Home »

Metro

Sibuk Telepon Saat Masuk Mobil Tahanan, Dua Tersangka Korupsi di Bogor Belum Tunjuk Pengacara

Dua tersangka yang merupakan direktur utama di perusahaan kontruksi ini ditahan Kejaksaan Negeri Bogor pada Jumat (21/4/2017).

Sibuk Telepon Saat Masuk Mobil Tahanan, Dua Tersangka Korupsi di Bogor Belum Tunjuk Pengacara
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Tersangka korupsi, JM, saat digirng ke mobil tahanan oleh petugas Kejaksaan Negeri Bogor, Jumat (21/4/2017) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Dua tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan talud di Kampung Muara, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kabupaten Bogor, belum memiliki pengacara tetap.

Dua tersangka yang merupakan direktur utama di perusahaan kontruksi ini ditahan Kejaksaan Negeri Bogor pada Jumat (21/4/2017).

Tersangka JM mengaku akan terus melakukan pembelaan selama proses penyidikan berlangsung.

"Iya itu pasti, jadi ada proyek katanya proyeknya kurang tepat gitu aja," katanya saat digiring ke mobil tahanan.

JM yang keluar dari kantor Kejari sembari menelepon ini mengaku sudah melewati pemeriksaan selama berhari-hari.

Dia memang tak banyak berbicara pada awak media sore tadi.

Pengacara yang ditunjuk oleh Kejari Bogor untuk memberi bantuan hukum pada tersangka, Edwin Ikhsani Putera, bahkan tak mengetahui apakah JM dan BR akan memakai jasanya terus atau tidak.

"Masih kaget jadi mereka belum putuskan lanjut pakai kita atau enggak, soal kasuanya kita akan pelajari dulu berkasnya," katanya.

Menurut Kepala Kejasaan Negeri Kota Bogor, Teguh Darmawan, akibat korupsi yang dilakukan dua direktur ini kerugian negara mencapai Rp 2,4 miliar.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help