TribunBogor/

Elang Group Siapkan Rumah Murah Untuk Guru, Cicilannya Mulai Rp 1 Jutaan

Dalam program tersebut, pihaknya meyediakan sebanyak seribu hunian untuk guru yang dapat dicicil sekitar Rp 1 jutaan setiap bulannya.

Elang Group Siapkan Rumah Murah Untuk Guru, Cicilannya Mulai Rp 1 Jutaan
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Presiden Direktur Elang Group, Elang Gumilang (tengah) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sejalan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional, Perusahan Properti PT. Elang Peradaban Mulia mengadakan program 'Bulan Bakti Untuk Guru' di mana perusahaan menyediakan hunian dengan harga khusus untuk para guru se Bogor Raya.

Presiden Direktur Elang Group, Elang Gumilang bertutur, program Bulan Bakti Untuk Guru merupakan bentuk tindak lanjut atas permintaan berbagai pihak yang sangat berharap keberadaan perusahaan di Bogor bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat kelas menengah bawah.

"Selain itu juga program ini sebagai bentuk terima kasih kami kepada Bogor, karena selama sepuluh tahun berdirinya perusahaan, begitu banyak kesempatan dan peluang yang didapatkan di daerah Bogor," paparnya dalam konfrensi pers di Hotel Salak Teh Heritage, Jalan Djuanda, Kota Bogor, Selasa (9/5/2017).

Dalam program tersebut, pihaknya meyediakan sebanyak seribu hunian untuk guru yang dapat dicicil sekitar Rp 1 jutaan setiap bulannya.

"Untuk masalah persyaratan kembali ke pihak bank, kalau untuk DP sendiri Rp 10 juta, dan bisa dicicil," terangnya.

Smementara lokasi hunian, lanjut dia, berada di Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

"Akses terjangkau, dekat dengan pusat pemerintahan dan pusat perekonomian, sangat sesuai untuk hunian," katanya.

Elang melanjutkan, bahwa program tersebut hanya berlaku pada Bulan Mei 2017 saja.

"Jadi yang berminta bisa datang ke lokasi pada tanggal 13 Mei 2017 mendatang, karena program ini hanya dibuka khusus untuk bulan ini saja," jelasnya.

Dia menambahkan, bahwa program Bulan Bakti Untuk Guru ini juga sekaligus menjadi terobosan dimana perusahaan ditantang untuk dapat sekreatif mungkin mengelaborasi tanggung jawab sosial dengan menjaga perolehan profit perusahaan.

"Dulu, banyak pengembang yang berlomba membangun properti mewah, tapi seiiring berjalan waktu saat ini banyak pengembang yang masuk ke segmen menengah dan bawah, dan terbukti segmen tersebut dapat bertahan di tengah perlambatan ekonomi dunia," tandasnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help