TribunBogor/
Home »

Techno

» News

Diminati Anak Kecil Hingga Orang Dewasa, Ini Manfaat Dari Mainan Fidget Spinner

Banyak orang meyakini bahwa mainan ini berfungsi menghilangkan kegelisahan dan menjadikan penggunanya tetap fokus.

Diminati Anak Kecil Hingga Orang Dewasa, Ini Manfaat Dari Mainan Fidget Spinner
Ist
Fidget Spinner 

Penelitian psikologi tentang  pencarian sensasi memberi  tahu kita bahwa orang sering  berusaha menyesuaikan  pengalaman dan lingkungan  mereka, sehingga memberi  tingkat stimulasi yang tepat. 

Orang yang berbeda berfungsi  dengan baik dalam situasi  yang berbeda. Beberapa orang  menyukai ketenangan total  untuk membantu mereka fokus,  sementara yang lain merasa  bahagia bekerja di lingkungan  yang sibuk dan berisik.

Hasil penelitiannya sesuai  dengan catatan anekdot  tentang mainan seperti ini  membantu anak-anak dengan  perhatian atau kecemasan  untuk tetap fokus dan tenang  di dalam kelas. 

Sebenarnya,  mainan seperti ini sudah  tersedia untuk anak-anak  selama beberapa waktu.

Penelitian terdekat adalah  penelitian profesor sains UC  Davis tentang perilaku Julie Schweitzer untuk membiarkan  anak-anak dengan ADHD gelisah, menggeliat, terpental atau  bergerak dengan lembut di  tempat, sementara mereka  mengerjakan tugas konsentrasi  berbasis laboratorium yang  disebut "paradigma pemarah". 

Dia menemukan bahwa gerakan  yang lebih menyeluruh (diukur  dengan menggunakan  accelerometer pada  pergelangan kaki) pada anak- anak dengan ADHD memang  membantu mereka melakukan  tugas yang membutuhkan  kognitif ini.

Hal tersebut adalah langkah  besar dari penemuan itu  hingga sebuah klaim yang menyebutnya berhasil menghilangkan  gelisah. 

Namun, terapis  cenderung lebih fokus pada  hasil daripada temuan teoritis . Mereka menggunakan apa yang  mendapat hasil dan membuang  apa yang tidak, jadi  pengalaman praktis  menyarankan agar mainan ini  bisa membantu anak-anak.

Menyeimbangkan benda yang  bergerak dan melakukan trik  adalah banyak hal yang  membuat para penggunanya itu  menyenangkan. 

Ini juga yang  menarik perhatian pengguna  dari guru, dan juga mata  siswa lainnya. Inilah yang  dihindari seorang guru yang  berusaha menjaga kelas tetap  fokus. Maka dari itu,  beberapa kelas melarang  penggunya memainkannya.

Halaman
123
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help