TribunBogor/

Mantan Pemain Sebut Persib Bandung Butuh Pelatih Baru

Di atas kertas, ujarnya, skuat Persib boleh dikatakan sebagai skuat paling mahal dan paling mentereng di antara 18 kontestan Liga 1 musim ini.

Mantan Pemain Sebut Persib Bandung Butuh Pelatih Baru
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Pelatih Persib Bandung, Djajang Nurdjaman di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (10/3/2017) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Mantan pemain tim nasional (timnas) dan Persib Bandung, Imran Nahumarury menyebut sudah saatnya manajemen Persib mencari pelatih baru.

Menurutnya, dua kekalahan beruntun bagi tim sebesar Persib sudah menunjukkan ada krisis dan masalah besar dalam tim kebanggan masyarakat Jawa Barat itu.

"Persib adalah tim besar. Persib juga butuh pelatih besar. Bukannya Kang Djadjang jelek. Tapi saat ini menurut saya, Persib sudah saatnya mencari pelatih baru. Persib butuh pelatih baru," kata Imran kepada Tribun saat dihubungi melalui ponselnya, Senin (5/6).

Kekalahan beruntun yang dialami Maung Bandung atas Bali United dan Bhayangkara FC, sambung dia, akan membuat para pemain Persib semakin tertekan.

Bila kondisi ini terus dibiarkan, kata dia, bukan tidak mungkin posisi Persib akan semakin terpuruk.

Dengan para pemain besar yang menghiasi skuat Persib seperti Michael Essien, Raphael Maitimo, Atep, Serginho van Dijk hingga pemain muda potensial macam Gian Zola dan Febri Hariyadi, kata Imran, Persib sangat layak berada di papan atas bahkan menghuni peringkat pertama.

Di atas kertas, ujarnya, skuat Persib boleh dikatakan sebagai skuat paling mahal dan paling mentereng di antara 18 kontestan Liga 1 musim ini.

Dengan modal besar tersebut, sangat ironis bila Maung Bandung justru berada di papan tengah.

"Target Persib kan jelas yaitu juara. Untuk juara, Persib butuh suasana baru. Butuh pelatih baru," kata Imran.

Apakah pergantian pelatih di tengah kompetisi yang sedang berjalan akan riskan bagi Persib? Menurut Imran, pergantian pelatih persebut justru akan bagus untuk tim Persib.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help