TribunBogor/

Selama Puasa Sepi Pengunjung, Pelatih Paralayang di Puncak Nantikan Hari Kedua Lebaran

Tak semua pengunjung bisa menjajal, Anwar juga menetapkan bobot tubuh tertentu bagi pengunjung yang ingin menjajal.

Selama Puasa Sepi Pengunjung, Pelatih Paralayang di Puncak Nantikan Hari Kedua Lebaran
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Paralayang, Puncak, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Jumlah pengunjung yang mencicip olahraga paralayang di Puncak, Kabupaten Bogor menurun drastis.

Pelatih paralayang, Anwar Sumpena bertutur bahwa di hari biasa sebelum puasa biasanya ada 200 orang yang datang dan menjajal olahraga tersebut.

"Iya paling sekarang dari awal puasa paling pengunjung cuma 10 orang itu pun sabtu minggu, biasanya bisa 200 orang itu per hari," ujar Anwar kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (14/6/2017).

Dengan berkurangnya jumlah pengunjung, secara otomatis pemasukan yang didapat juga berkurang.

Tarif mencoba paralayang yang ditawarkan mulai dari dibandrol Rp 350 ribu.

Tak semua pengunjung bisa menjajal, Anwar juga menetapkan bobot tubuh tertentu bagi pengunjung yang ingin menjajal.

"Ada batasa berat badan, 45 sampai 90 kilogram saja yang boleh," jelas pria yang sudah menjadi pelatih paralayang selama 27 tahun itu.

Jelang libur panjang Idul Fitri nanti, Anwar juga tak melakukan persiapan apapun.

Namun di tahun sebelumnya, pengunjung akan mulai kembali ramai dua hari setelah lebaran.

"Biasanya 2 hari setelah lebaran itu kita ramai. Kita gak ada persiapan, sekarang paling ada atlet silaturahmi latihan di sini," katanya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help