TribunBogor/
Home »

Metro

Tim Cyber Merpati IPB Beraksi Di Kompetisi IT Security

CFT adalah kompetisi dalam bidang keamanan teknologi informasi yang dilakukan dalam bentuk simulasi.

Tim Cyber Merpati IPB Beraksi Di Kompetisi IT Security
Humas IPB
Mahasiswa IPB peserta Information Technology (IT) Security 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) unjuk keahlian dalam bidang Information Technology (IT) Security atau keamanan teknologi informasi dalam ajang Indonesia IT Security Conference atau yang lebih dikenal IDSECCONF.

Tim yang terdiri dari Akhiyar Waladi, Albert Mario dan Fachrizal Oktavian menyebut diri mereka sebagai tim Cyber Merpati.

Ketiganya merupakan mahasiswa Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB.

Kegiatan tahunan yang diselenggarakan Komite IDSECCONF bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RepubIik Indonesia bertujuan memberikan pencerahan ke khalayak umum, pelajar, mahasiswa maupun kalangan IT security profesional khususnya mengenai isu keamanan teknologi informasi terbaru.

"Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan informasi terbaru mengenai isu-isu keamanan informasi. Selain itu, bagi peserta kompetisi, tentunya dapat meningkatkan keterampilan dalam bidang keamanan informasi," ujar Mario.

Mario dan teman-temannya mengikuti kompetisi bidang keamanan informasi kategori Capture the Flag (CFT) .

CFT adalah kompetisi dalam bidang keamanan teknologi informasi yang dilakukan dalam bentuk simulasi.

"Kompetisinya yaitu Capture the Flag yang terbagi menjadi dua, yaitu online dan offline. Dalam CTF setiap tim terdiri dari 1-3 orang dan diberikan berbagai challange dengan kategori tertentu misalnya web hacking dan reversing. Kita diharuskan melakukan hacking untuk mendapatkan flag (jawabannya). Flag inilah yang kemudian dikumpulkan untuk mendapatkan poin," papar Mario.

Mario menambahkan, challange yang diberikan terbilang sulit dan tebak-tebakan.

Perlu analisis mendalam untuk menyelesaikan challange yang diberikan.

"Meskipun sulit namun kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikannya. Pada hari pertama tim kami cukup baik dengan cukup stabil di posisi tiga besar. Namun pada hari kedua challange yang diberikan semakin sulit dan sempat keluar dari lima besar. Persaingan cukup ketat terlebih lagi harus bersaing dengan profesional yang juga ikut kompetisi," katanya.

Dalam event ini pemenangnya langsung ditentukan di hari kedua, tim yang memiliki poin tertinggi akan menjadi juaranya.

Dengan usaha maksimal tim ini berhasil meraih juara harapan 1.

"Kami bersyukur dengan posisi yang kami dapatkan di akhir kompetisi, namun kami sedikit menyesal tidak mempertahankan posisi tiga besar. Banyak ilmu baru yang kami dapatkan dari kompetisi ini, kami terus berlatih untuk bersiap mengikuti IDSECCONF selanjutnya. Selain kompetisi yang menantang, seminar yang dilaksanakan juga menambah wawasan seputar isu keamanan informasi teraktual," ujarnya.(*)

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help