TribunBogor/
Home »

Bogor

Monumen Perjuangan Warga Bogor Melawan Penjajah Ini Kondisinya Memprihatinkan

Disana terdapat patung seorang pejuang yang memegang bambu dan sebuah menumen dari batu berukuran besar.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CARINGIN - Kondisi Tugu Perjuangan yang berlokasi di Jalan Caringin-Cigombong, Desa Ciadeg, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor tidak terawat.

Tugu perjuangan tersebut dibangun untuk mengenang perjuangan Tentara Rakyat Indonesia saat merebut kemerdekaan dari tangan Belanda.

Disana terdapat patung seorang pejuang yang memegang bambu dan sebuah menumen dari batu berukuran besar.

Warga lebih banyak menyebutnya monumen pertempuran Maseng. 

Monumen batu itu bertuliskan :

"Pada tahun 1946 di sini letaknya garis demarkasi antara TRI Brigade II SKN Divisi Siliwangi Pimpinan Mayor KE Kawilarang dengan kepala staf Kapten Taswin Nata Diningrat dengan tentara Belanda."

Monumen itu diresmikan tahun 1978 oleh Bupati Bogor saat itu, H Ayip Rughby

Monumen Maseng
Monumen Maseng (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Pantauan TribunnewsBogor.com, Sabtu (8/7/2017), rumput dan ilalang mulai memenuhi areal monumen tersebut.

Di sana juga terdapat banyak sampah, puntung rokok yang berceceran, tumpukan genting dan sebuah kursi rusak.

"Biasanya dibersihkan ama kecamatan, tapi gak tahu jadi gitu," ujar salah satu warga, Anto.

Ia menyayangkan tugu bersejarah yang diresmikan pada 20 mei 1978 tersebut karena tidak dirawat dan dibiarkan tanpa perhatian dari pihak terkait.

Sementara warga sekitar lain, Ahmad, mengku sama sekali tidak tahu nama tugu tersebut.

"Tidak tahu tugu apa ya, gak tahu. Lagian udah lama banget gak diurus, kadang banyak yang nongkrong di sana," jelasnya.

Bahkan ia juga mengaku sejak kecil sudah mengetahui adanya tugu di sana namun ia tidak tahu itu tugu apa.(*)

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help