TribunBogor/
Home »

Bogor

Tulis Jangan Suruh Kader Urus Administrasi Rumah Sakit, Begini Penjelasan RSUD Ciawi Bogor

menyayangkan adanya oknum berkeliaran di rumah sakitnya sehingga pihaknya memasang spanduk tersebut.

Tulis Jangan Suruh Kader Urus Administrasi Rumah Sakit, Begini Penjelasan RSUD Ciawi Bogor
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Sejumlah relawan dari MPB mendatangi RSUD Ciawi, Jumat (14/7/2017) untuk meminta klarifikasi isi spanduk. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - "Mengalami kesulitan dalam administrasi dan pelayanan ?? Hubungi petugas kami. Kami akan senang membantu anda. Pelayanan akan lebih cepat jika langsung ke petugas RS. Jangan melalui calo/kader yang tidak bertanggungjawab."

Begitu kalimat yang tertera dalam spanduk di Rumah Sakit Umum Daerah  (RSUD) Ciawi, Kabupaten Bogor.

Kalimat itu membawa para relawan dari Markas Pejuang Bogor (MPB) menggeruduk RSUD Ciawi.

Tak hanya dari MPB, juga hadir dari IPSM dan perwakilan relawan Wajah Bogor.

Mereka meminta kejelasan isi tulisan yang ditulis di spanduk yang berlatar warna hijau itu.

Koordinator Markas Pejuang Bogor (MPB), Atiq Yulistiawati, mengatakan bahwa pihaknya mendapati penjelasan dari rumah sakit terkait spanduk tersebut yakni terkait adanya oknum yang merusak nama relawan.

Ia juga meminta agar oknum-oknum tersebut segera ditangkap.

"Spanduk itu ditulis karena ada oknum, oknum itu berkeliaran dimana-mana, kadang di rumah sakit ini dan di rumah sakit lain, harus segera ditangkap karena itu sampah bagi kita bagi relawan, karena ulah satu orang jadi terkesan semuanya jadi jelek," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (14/7/2017).

Spanduk di RSUd Ciawi Bogor yang membuat para relawan datang
Spanduk di RSUd Ciawi Bogor yang membuat para relawan datang (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Sementara Wadir Pelayanan RSUD Ciawi, Achmad Zaenudin, juga mengaku bahwa pihaknya tidak membeda-bedakan siapapun yang mengantar pasien ke rumah sakit.

"Kita kalau pelayanan sendiri, siapapun yang menggunakan, siapapun yang mengantar, terkait permasalah tadi, kita gak boleh membedakan warna baju, pokoknya kalo dari rumah sakit kita layani, "katanya.

Namun ia menjelaskan bahwa ia juga menyayangkan adanya oknum berkeliaran di rumah sakitnya sehingga pihaknya memasang spanduk tersebut.

"Kaitan dengan oknum, saya kira harus ditiadakan, orang yang ke sini juga sedang kesusahan, trus dia memanfaatkan kesempatan, gitu kan, karena kekurang tahuan masyarakat itu tentang tata laksana pelayanan," katanya.

Akhirnya kedua belah pihak pun menyelesaikan pertemuan tersebut dengan aman dan saling bersalaman serta berfoto bersama serta mereka berharap oknum tersebut segera ditangkap.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help