TribunBogor/

BNN Tembak Mati 2 Bandar Narkoba Jaringan Internasional , 50 Kg Sabu Diamankan

adapun tersangka lain yang berperan sebagai kurir masing-masing Rovvi, Untung, Samsul Bahri, Saidul Saragih, Heri Agus Marzuki dan Edy Sirait.

BNN Tembak Mati 2 Bandar Narkoba Jaringan Internasional , 50 Kg Sabu Diamankan
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Barang bukti sabu dan ganja yang disita dari 22 pelaku narkoba di Polres Bogor. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap jaringan narkoba internasional di depan Lapangan Sergai Walk Perbaungan, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Sabtu (15/7/2017) pagi.

Dalam penangkapan ini, dua gembong narkoba ditembak mati.

Setelah penangkapan berlangsung, masyarakat pun heboh. Apalagi, satu dari sembilan tersangka diketahui oknum polisi yang bertugas di Polres Serdang Bedagai.

Berdasarkan informasi yang beredar lewat aplikasi WhatsApp kalangan jurnalis, adapun dua bandar yang ditembak mati masing-masing Bambang dan Panjul alias Boy.

"Yang tewas memang dua orang. Namun saya belum bisa memberikan keterangan rinci karena kasus ini akan dijelaskan oleh pak Arman (Deputi Pemberantasan BNN)," ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting.

Menurut informasi, adapun oknum polisi yang terlibat Aiptu Suherianto. Ia bertugas sebagai Kepala Pos Pantai Cermin.

Kemudian, adapun tersangka lain yang berperan sebagai kurir masing-masing Rovvi, Untung, Samsul Bahri, Saidul Saragih, Heri Agus Marzuki dan Edy Sirait.

Menurut informasi yang beredar itu, ke sembilan tersangka ditangkap di tempat terpisah. Awalnya, tiga tersangka ditangkap di parkiran SPBU Pasar Bengkel, Dusun IV, Kecamatan Perbaungan, Sumatera Utara.

Dari tangan para tersangka, diamankan barang bukti 44 Kg. Kemudian, petugas BNN melakukan pengembangan dan menangkap enam orang lainnya dengan barang bukti enam kilogram sabu yang dikemas dalam bungkusan teh berwarna hijau.

(Ray/tribun-medan.com)

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help