TribunBogor/
Home »

Bisnis

» Mikro

Jalani Usaha Gelang, Mahasiswa Diploma IPB Raup Omzet Rp 80 Juta

ada juga City Bracelet yang sudah tersebar di kota Bogor dan Bandung serta Fanbase Bracelet yang bekerjasama dengan Persib Bandung

Jalani Usaha Gelang, Mahasiswa Diploma IPB Raup Omzet Rp 80 Juta
Humas IPB
Mahasiswa Jurusan Manajemen Agribisnis IPB Diploma, M Wildan Fauzan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tak disangka usaha gelang milik Mahasiswa Diploma Institut Pertanian Bogor (IPB) ini berhasil membuatnya menjadi seorang pengusaha sukses.

Mahasiswa Jurusan Manajemen Agribisnis, M Wildan Fauzan menjalani usaha gelang silikon bernama Embracelet Supply.

Sejak semester satu, Wildan sudah merintis usaha tersebut.

Salah satu produknya adalah University Brecelet yang sudah tersebar di lebih dari 15 universitas di Indonesia

"Sebulan omsetnya bisa Rp 50-80 juta rupiah. Selain University Bracelet, ada juga City Bracelet yang sudah tersebar di kota Bogor dan Bandung serta Fanbase Bracelet yang bekerjasama dengan Persib Bandung," katanya dalam siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com.

Lanjutnya, untuk bisa meraup penghasilan tersebut Wildan pun harus mengorbankan banyak hal seperti waktu bermain, dan lain-lain.

Tentu ini merupakan perjuangan berat yang dijalani oleh Wildan karena di satu sisi Wildan juga tetap ingin mempertahankan nilai akademiknya tetap bagus serta tetap melakukan kegiatan sosial dan organisasi.

Tak jarang hal tersebut menurunkan kondisi fisiknya.

Bukan hanya itu, kini Wildan juga sedang mengembangkan usahanya di bidang fashion yang menjual jaket dan topi.

“Saya tidak ikut organisasi secara intens karena fokus sama di bisnis. Kalau selama masa Mapres, alhamdulillah banyak dapat bantuan dari keluarga dan staff karyawan sehingga Embracelet masih bisa berjalan,” terangnya.

Selain sukses menjalani usahanya, ia juga berhasil menjadi Mahasiswa Berprestasi (Mapres) Ketiga Nasional 2017.

Pengukuhan Wildan sebagai Mahasiswa Berprestasi Ketiga Nasional 2017 dilaksanakan di Hotel Swiss-bellin Tunjungan, Surabaya (12/7).

Ini adalah kali pertamanya bagi IPB untuk kategori program diploma dapat masuk ke tiga besar dalam pemilihan mahasiswa berprestasi.

“Perjalanan meraih juara 3 nasional ini sangat challanging. Saya harus bolak balik Blitar-Bogor sampai 6 kali karena ketika seleksi tingkat IPB, saya sedang Praktek Kerja Lapang (PKL) di Blitar. Terlebih lagi saya harus ganti judul karya tulis ilmiah karena kurang “vokasi”. Sempat stress juga karena tekanan yang tinggi, terutama dalam menyeimbangkan waktu antara persiapan Mapres dengan kegiatan keluar negeri yang mepet dengan seleksi mapres nasional,” ungkapnya.

“Saya dapat banyak dukungan. Jadi prestasi yang diraih ini sebetulnya bukan pencapaian saya saja tapi semua yang telah mendukung saya,” tambahnya.

Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help