TribunBogor/
Home »

Bogor

Sistem Buka Tutup Jalur Bawa Rezeki, Remaja Ini Bisa Dapat Rp 150 Ribu Sekali One Way

remaja yang kerap disapa Aep ini mengaku bisa mendapatkan uang hingga Rp 150 ribu dalam sekali pemberlakuan one way.

Sistem Buka Tutup Jalur Bawa Rezeki, Remaja Ini Bisa Dapat Rp 150 Ribu Sekali One Way
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, MEGAMENDUNG - Pemberlakuan sistem satu arah di jalur Puncak ternyata membawa berkah bagi warga sekitar.

Seperti yang dirasakan seorang pemuda yang satu ini.

Remaja bernama Saefullah (17) memanfaatkan momen satu arah ini untuk membantu para pengendara mobil untuk menunjukkan jalur alternatif.

"Rata-rata sekali one way, Rp 100 ribu, saat saya libur sekolah sabtu-minggu. Tapi lalo lagi libur besar, bisa dapet Rp 150 ribu. Ya sambil nongkrong aja," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (15/7/2017).

Lanjutnya, banyaknya pengendara roda dua atau roda empat yang tersasar di Simpang Gadog ketika sistem satu arah (one way) diberlakukan, menjadikannya itu buah dari rezeki baginya.

Sementara di hari-hari besar, remaja yang kerap disapa Aep ini mengaku bisa mendapatkan uang hingga Rp 150 ribu dalam sekali pemberlakuan one way.

Remaja kelas 2 SMK ini mengaku bahwa jumlah tersebut hanya berlaku di one way arah ke Jakarta yang biasa ia lakukan di simpang dekat Pos Polisi Gadog dekat rumahnya.

Bahkan remaja asli asal Gadog itu mengaku sudah biasa melakukan itu semua sejak kelas satu SMP.

"Saya udah dari dulu, kan rumah saya juga deket di situ, dari SMP, kelas 1," kata Asep sambil tertawa.

Pihak kepolisian pun Aep akui membiarkan dirinya dan kawan-kawan melakukan aktivitas itu karena dinilai juga membantu pengendara dalam berlalu lintas ketika one way diberlakukan.

Begitu pun juga orang tuanya, anak bungsu dari lima bersaudara ini mengaku diizinkan oleh orang tuanya untuk melakukan aksinya itu.

"Gak apa-apa dari polisi mah, asal kita gak ganggu polisi kalo lagi tugas. Kalo orang tua mah emang ngizinin tapi hati-hati aja katanya," ujar Aep.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help