TribunBogor/
Home »

Metro

Hari Jadi Bogor

Prosesi 'Ngumbah' Tugu Kujang Berlangsung 4 Hari, Gunakan Air dari 7 Mata Air

proses ngumbah Tugu Kujang diawali dengan mengecat seluruh bagian Tugu Kujang yang memiliki ketinggian kurang lebih 17 meter itu.

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Dalam rangka Hari Jadi Bogor ke-535, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali mengadakan kegiatan 'Ngumbah Tugu Kujang'.

Ratusan orang terlibat dalam kegiatan yang diadakan rutin satu tahun sekali itu.

Prosesi ngumbah atau membersihkan Tugu Kujang itu sendiri akan dilaksanakan selama empat hari ke depan mulai hari ini, Senin (17/7/2017) hingga Kamis (20/7/2017).

Sedikitnya seratus orang terlibat dalam kegiatan itu yang tergabung dalam beberapa komunitas seperti Daya Mahasiswa Sunda (Damas), Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), dan lain sebagainya.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Randi Mulyadi menjelaskan bahwa, proses ngumbah Tugu Kujang diawali dengan mengecat seluruh bagian Tugu Kujang yang memiliki ketinggian kurang lebih 17 meter itu.

Baca: Kepincut Buah Berduri, Wakil Walikota Hadang Peserta Pawai Budaya

"Mulai dari simbol kujangnya hingga tubuh tugu kujang, kemudian akan dilanjutkan dengan dibersihkan dengan cara disikat dan terakhir disiram atau dikumbah," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com.

Kumbah Tugu Kujang
Kumbah Tugu Kujang (TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika)

Dilaksanakannya kegiatan itu sendiri, lanjut Randi, merupakan bentuk kepeduluan warga Kota Bogor terhadap satu diantara bangunan yang mengandung unsur sejarah.

"Ini kegiatan rutin satu tahun sekali sudah menjadi tradisi sebagai bentuk kecintaan kami untuk menjaga kelestarian Tugu Kujang," jelasnya.

Baca: Ribuan Warga Bogor Berdesakan Tonton Pria Semburkan Api

Randi menambahkan, bahwa pada proses penyiraman Tugu Kujang sendiri pihaknys telah menyiapkan air yang berasal dari tujuh mata air yang ada di Kota Bogor.

"Jadi simbol kujangnya yang nanti akan disiram dengan air dari tujuh mata air, salah satunya mata air kahuripan yang ada di dalam Kebun Raya Bogor (KRB)," tandasnya.(*)

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help