TribunBogor/
Home »

Seleb

» Gosipi

Lia Emilia : Sudah Dua Tahun Lebih Pretty Tidak Gunakan Narkotika

Lia pun tak menjelaskan secara spesifik jenis narkotika yang dikonsumsi oleh Pretty Asmara.

Lia Emilia : Sudah Dua Tahun Lebih Pretty Tidak Gunakan Narkotika
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Lima perempuan dari tujuh yang ditangkap bersama Pretty Asmara, (Ki-Ka) Asri Handayani, Erline Susanti, Daniar, Lia Emilia dan Asri Handayani saat menggelar jumpa pers dikediaman Lia di kawasan Raffles Hills, Cimanggis, Depok, Kamis (21/7/2017) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penyanyi dangdut Lia Emiliamengungkapkan hal mengejutkan  sahabatnya, Pretty Asmarasudah hampir dua tahun belakangan ini sudah tak lagi mengkonsumsi narkotika.

Lia pun tak menjelaskan secara spesifik jenis narkotika yang dikonsumsi oleh Pretty Asmara.

"Kita tau Pretty sudah tidak menggunakan sudah lama, sudah hampir dua tahun lebih Pretty sudah tidak menggunakan narkotika," ucap Lia Emilia.

Hal tersebut disampaikannya saat jumpa pers bersama keempat temannya  yakni Asri Handayani, Nadiar Widiyana, Erline Susanti dan Sisi Salsabila di kediamannya di kawasan Raffles Hills, Cimanggis, Depok, Jumat (21/7/2017).

Lebih lanjut, pelantun lagu Gonjang Ganjing ini merasa tidak yakin dengan tuduhan bahwa Pretty merupakan pengedar narkoba dikalangan artis.

Ia menyebut meski sahabatnya suka mengajak pesta, Pretty tidak pernah sekalipun menawari narkoba.

"Pretty nggak pernah tawarin narkoba. Pretty memang ajakin happy, Dia ajakin happy-happy acara ulang tahun, kumpul, foto, itu aja. Dia enggak tawarin narkoba nggak ada sama sekali," tegas Lia Emilia.

Sementara itu, Sisi Salsabila pun mengamini perkataan Lia bahwa Prettt bukan pengedar narkoba.

"Sejak saya kenal Pretty saya tidak tahu dia pengedar narkoba. Yang saya tahu Pretty itu hanya minum aja. Pengedar narkoba saya nggak tau," terang Sisi Salsabila.

Lia Emilia dan keempat rekannya tersebut merupakan lima dari ketujuh perempuan yang diamakan bersama Pretty Asmara oleh pihak kepolisian saat tengah pesta di salah satu rumah karoke di kawasan Kamayoran, Jakarta Pusat, Minggu (16/7/2017).

Dalam pengerebekan tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa sabu seberat 12 gram, 23 butir ekstasi dan Happy Five (H5) sebanyak 38 butir.

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help