TribunBogor/

Tak Banyak yang Berani Ambil Promosi Ini di Warung Bakso Murmer, Padahal Bisa Makan Gratis

Warung bakso yang terletak di Jalan Raya Puncak, Ciawi, Kabupaten Bogor ini memberi semangkuk bakso gratis kepada konsumen yang hafal Al Quran.

Tak Banyak yang Berani Ambil Promosi Ini di Warung Bakso Murmer, Padahal Bisa Makan Gratis
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Warung bakso gratis bagi penghafal al-quran di Jalan Raya Puncak, Ciawi, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Selama dua tahun promosikan bakso gratis bagi penghafal Al Quran, baru 10 orang yang mendapatkannya.

Alasan yang dipaparkan pemilik warung bakso Murmer inipun sungguh mengejutkan.

Warung bakso yang terletak di Jalan Raya Puncak, Ciawi, Kabupaten Bogor ini memberi semangkuk bakso gratis kepada konsumen yang hafal Al Quran.

Sudah dua tahun lamanya promosi tersebut diadakan.

Namun, menurut pemilik warung Bakso Murmer, Deni Bachtiar (33), baru ada 10 orang yang mendapat promosi itu.

"Kebanyakan yang ngebaso biasa aja, entah pada gak hapal, atau malu mungkin," ujar pengelola Bakso Murmer, Deni Bachtiar (33), kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (21/7/2017).

Deni berujar tak sedikit pembeli yang berpura-pura hafal Al Quran demi mendapat bakso gratis.

"Ada yang datang, saya hapal mas surat, katanya, pas mau saya rekam, oh enggak mas, becanda, " jelas Deni sembari sedikit tertawa.

Padahal keunggulan dari warung bakso tersebut tidak hanya sampai di situ, bakso yang ia jajakan rasanya tidak kalah saing dengan penjual bakso lainnya.

Di dalamnya juga terdapat fitur wifi gratis, dan juga sepanduk-spanduk yang mampu menggoda pengunjung.

"Kalo lagi ujan-ujan enaknya makan bakso, biar strong," tulis dalam spanduk.

Serta ada tulisan begini, "Makan bakso yang banyak ya sayang, biar kuat nahan rindu".

Untuk harga pun dipatok cukup murah, satu porsi bakso diberi harga Rp 10 ribu, mie ayam per porsi Rp 10 ribu, dan mie ayam baso Rp 15 ribu per porsinya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help