TribunBogor/
Home »

Metro

Bangkit dari 'Tidur', PSB Langsung Targetkan Juara Liga 3

Pengalaman tersebut yang membuat PSB harus bangkit kembali meski ditengah keterbatasan anggaran.

Bangkit dari 'Tidur', PSB Langsung Targetkan Juara Liga 3
Humas Pemkot Bogor
Bima Arya berpose dengan pengurus dan pemain PSB Bogor. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Manajamen Persatuan Sepak Bola Bogor (PSB) melakukan audiensi dengan Wali Kota Bogor Bima Arya, Selasa (1/8/2017) di ruang Paseban Sri Baduga, Balaikota Bogor.

Audiensi tersebut terkait persiapan tim PSB yang akan berlaga di Divisi Liga 3 pada Agustus mendatang.

Manager PSB Lukman mengatakan, ikut sertanya PSB di Divisi Liga 3 ini menjadi semangat untuk membangkitkan kembali kejayaan PSB.

Pasalnya, di masa kejayaannya PSB pernah menjuarai piala Suratin dan masuk ke Divisi Utama.

Pengalaman tersebut yang membuat PSB harus bangkit kembali meski ditengah keterbatasan anggaran.

"Kita jangan jadi manja karena tidak dianggarkan di APBD, tidak ikut kompetisi. Padahal banyak masyarakat yang mendukung PSB," ujarnya.

Ia menuturkan, sejauh ini pengurus PSB melakukan komunikasi dengan jejaring yang dimiliki baik di Kota Bogor maupun di luar Kota Bogor, dari pecinta sepakbola hingga pengusaha untuk membantu perkembangan PSB.

Pengurus PSB mempunyai mimpi besar untuk membuat PSB bangkit dan masuk ke divisi utama.

Tak ayal, latihan intensif 20 pemain terpilih yang didalamnya terdapat lima pemain senior sudah dilakukan sejak beberapa minggu lalu untuk mencapai target menjadi juara satu di Liga 3.

"Mulai dari sekarang PSB akan continue mengikuti berbagai kejuaraan sehingga ada kebanggan dari warga Kota Bogor," tuturnya

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, memang salah satu PR (Pekerjaan Rumah) di Kota Bogor yakni bagaimana membangkitkan kembali PSB.

Selalu setiap hari diingatkan terutama dari para supporter.

Pemerintah Kota Bogor bukan tidak mau mensupport tetapi Pemerintah memiliki keterbatasan.

Jika hanya terkait transport, kaos, bola mungkin masih bisa dikoordinasikan tetapi jika kebutuhan anggarannya besar seperti honor pemain Pemerintah Kota Bogor tidak bisa.

"Karena memang tidak di anggarkan di APBD maka harus cari pendanaan dari sponsor," jelas wali kota.(*) 

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help