TribunBogor/
Home »

News

» Sains

FKH IPB Latih Para Praktisi Laboratorium dari Berbagai Institusi

Kegiatan ini merupakan kerjasama FKH IPB dengan Asosiasi Bioresiko Indonesia (ABI) yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI).

FKH IPB Latih Para Praktisi Laboratorium dari Berbagai Institusi
Humas IPB

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar Pelatihan Biosafety dan Biosecurity untuk BSL-3 Laboratory di IPB International Convention Center (IICC) Bogor, Rabu (9/8/2017).

Kegiatan ini merupakan kerjasama FKH IPB dengan Asosiasi Bioresiko Indonesia (ABI) yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI).

Para peserta terdiri dari staf FKH, Pusat Studi Satwa Primata, mahasiswa S2 dan S3, dan juga dari Japan International Corporation Agency (JICA).

Kegiatan ini juga diikuti mitra pendidikan FKH IPB, antara lain Badan Karantina Pertanian, Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Produk Hewan, Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan, dan dari Biologi LIPI.

Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, Kerjasama dan Pengembangan FKH IPB, Trioso Purnawarman mengatakan melalui pelatihan ini para peserta akan mendapatkan manajemen pengelolaan biosafety dan biosecurity laboratorium BSL-3, mulai dari standard operasional, sampai pelaksanaan bagaimana pengelolaan limbah laboratorium yang sering dikhawatirkan masyarakat.

"Laboratorium BSL-3 merupakan tempat isolasi bahan biologis membahayakan manusia yang dapat menular; hewan ke manusia, manusia ke manusia. Dalam pelatihan ini diberikan pemahaman bagaimana teknik biosafety terhadap dirinya, dan biosecurity terhadap orang lain dan lingkungan," katanya dalam siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com.

Pelatihan ini merupakan yang keenam kalinya.

Pelatihan pertama mengenai pengetahuan dasar, bagaimana mengoleksi hewan sebelum hewan dibawa ke laboratorium, kemudian mengisolasi virus, bagaimana me-running alat Next Generation Sequence (NGS) yang merupakan alat andalan FKH IPB.

Selain itu, training of trainer (ToT), melatih para trainer untuk menjalankan aktivitas di BSL-3.

Hal ini juga untuk memberikan pemahaman setiap orang khususnya yang akan menggunakan laboratorium, harus melakukan training terlebih dahulu.

Pelatihan yang diberikan meliputi Principle of Laboratory Biosafety and Biosecurity, Risk Assessment, Biosafety Cabinet, Decontamination and Waste Management, Infectious Substance Transport, Emergency Response, BSL-3 Practices.

Sebelumnya, FKH IPB telah mendapatkan hibah hasil kerjasama dengan JICA dan tiga perguruan tinggi yaitu Universitas Yamaguchi, Tokyo University dan Nagoya University, berupa peralatan laboratorium BSL-3. (dh)

Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help