TribunBogor/

Si Gelis, Tas Ramah Lingkungan Buatan Mahasiswa IPB, Modelnya Unik Bikin Kamu Makin Geulis !

tujuan utama dari pembuatan ecobag Si Gelis adalah agar minat masyarakat dalam penggunaan ecobag semakin meningkat.

Si Gelis, Tas Ramah Lingkungan Buatan Mahasiswa IPB, Modelnya Unik Bikin Kamu Makin Geulis !
Humas IPB
Si Gelis, tas ramah lingkungan buatan Mahasiswa IPB 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Berawal dari keinginan mengurangi penggunaan kantong plastik, lima orang mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan tas ramah lingkungan atau ecobag dengan desain yang sangat unik.

Mereka adalah Desta Elpina, Alfia Suryani, Miftah Rizky Islamoriza, Rinto Hoiruddin, dan Arief Wardana Herlambang.

Mahasiswa dari Departemen Agribisnis tersebut membuat produk yang mereka namakan Si Gelis atau Ecobag Batik Stylish.

Menurut Desta, tujuan utama dari pembuatan ecobag Si Gelis adalah agar minat masyarakat dalam penggunaan ecobag semakin meningkat.

“Kami ingin mengangkat konsep go green dan ikut mendukung kebijakan pemerintah dalam mengurangi penggunaan kantong plastik. Selain itu dalam ecobag ini, kami membuat inovasi dengan desain secara bolak-balik sehingga kedua sisinya dapat digunakan dalam kondisi yang berbeda karena motif yang digunakan sengaja didesain berbeda,” kata Desta dalam  siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com.

Nama Si Gelis sendiri, menurut Desta, diambil dari bahasa Sunda yang berarti cantik.

Dengan demikian ia berharap nantinya produk Si Gelis terus digemari masyarakat karena desainnya yang unik dan cantik.

“Kami ingin konsumen itu kalau ingat ecobag, ingat batik, ingat Si Gelis. Kami sengaja mengangkat konsep batik dalam ecobag ini dengan harapan eksistensi batik Indonesia dapat terus dipertahankan dan meningkat,” ujarnya.

Satu buah ecobag Si Gelis dibanderol dengan harga Rp 50 ribu.

Saat ini penjualan Ecobag Si Gelis sudah mencapai berbagai daerah di Indonesia seperti daerah Belitung, Lampung, Jakarta, Depok serta daerah di Pulau Jawa lainnya.

Mereka berharap, nantinya produk inovasi tersebut dapat masuk ke skala industri dengan kuantitas dan kualitas yang dihasilkan dapat lebih baik lagi.

Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help