Puluhan Tahun Berdagang Es di GOR Pajajaran, Mas Ton Bisa Sekolahkan Anaknya Hingga Dapat Beasiswa

Namun karena pekerjaannya dirasa tidak cocok, Mas Ton memutuskan untuk keluar dari pekerjaan tersebut dan pulang ke kampungnya.

Puluhan Tahun Berdagang Es di GOR Pajajaran, Mas Ton Bisa Sekolahkan Anaknya Hingga Dapat Beasiswa
Magang/Indra Rahman
Mas Ton, puluhan tahun berdagang es di GOR Pajajaran Kota Bogor 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Nama Mas Ton sudah tidak asing di telinga para pegiat olah raga di kawasan GOR Pajajaran kota Bogor.

Pria paruh baya ini menjadi penjual minuman yang sudah berdagang sejak lama di lokasi tersebut.

Lokasi ia menjajakan dagangannya berada tepat di depan apangan basket semi indoor gor pajajaran Kota Bogor.

Ia sudah berjualan minuman sejak tahun 1986, memang awalnya Mas Ton menjajakan dagangannya berkeliling dengan menggunakan gerobak dorong memgelilingi kota Bogor.

Setahun kemudian, dia mulai memiliki tempat yang tetap di lokasi GOR Pajajaran tersebut.

Pada awalnya Mas ton merantau pada tahun 1981 dan menetap di Jakarta, ia sempat menjadi pekerja di suatu pabrik konveksi di bilangan Jakarta.

“Awalnya saya itu datang ke Jakarta dulu, kerja di pabrik konveksi begitu, tapi ga betah karena terlalu cape” ujar Mas Ton kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (15/8/2017).

Namun karena pekerjaannya dirasa tidak cocok, Mas Ton memutuskan untuk keluar dari pekerjaan tersebut dan pulang ke kampungnya.

Pada saat itu lah di bertemu dengan temennya yang mengajak untuk berjualan es di Bogor.

Usaha mas Ton terbilang berhasil l, karena dengan berjualan minuman ia mampu menyekolahkan anaknya hingga selesai.

“SD, SMP dan SMK dan sekarang sudah bekerja alhamdulillah dapet beasiswa juga”katanya.

Kini anaknya sudah bekerja berkat usaha Mas Ton selama ini.

“Saya meresa bangga bisa nyekolahin anak sampe kerja sekarang, meskipun cuna jualan es tapi seolah olah saya sukses sebagai orangtua” pungkasnya.

(Magang/Indra Rahman)

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help