TribunBogor/

Bukan Dibudidaya, Ternyata Elang di Suaka Loji Sedang Jalani Ini

Suaka elang yang sering menjadi pilihan wisata ini acap kali dianggap sebagai tempat budidaya.

Bukan Dibudidaya, Ternyata Elang di Suaka Loji Sedang Jalani Ini
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Lokasi wisata Suaka Elang Loji di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor banyak dikunjungi wisatawan dari luar Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIGOMBONG - Wisata edukasi di Kampung Loji, Desa Pasir Jaya, Cigombong, Kabupaten Bogor mulai dikenal oleh masyarakat luas.

Suaka elang yang sering menjadi pilihan wisata ini acap kali dianggap sebagai tempat budidaya.

Namun menurut Petugas Penghasilan Negara Bukan Pajak (PNBP), Anda Joni, suaka elang tersebut merupakan tempat melakukan rehabilitasi.

"Jangan salah persepsi adanya Suaka Elang ini seperti di internet itu katanya membudidayakan elang, bukan, tapi keberadaan kami ini merehabilitasi elang-elang," ujar Anda Joni kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (19/8/2017).

Baca: Mau ke Suaka Elang Loji, Ini Rute yang Harus Dilalui Pengunjung

Ia menjelaskan bahwa elang-elang yang ada di sana didapat dari masyarakat yang diserahkan secara sukarela atau pun sebagai titipan dari lembaga penyelamatan satwa.

Suaka Elang Loji
Suaka Elang Loji (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Elang yang ia dapat pun tidak sembarang bisa masuk ke sana, karena menurutnya harus dicek dari kesehatan dan fisiknya terlebih dahulu.

"Kalo sudah masuk sini sudah memenuhi syarat dari segi kesehatan dan fisik kita rehab. Jadi bukan budidaya, ya, karena elang belum bisa dibudidayakan di penangkaran," ujarnya.

Baca: Mau Lihat Burung Elang Jawa, Datang ke Lokasi Wisata Alam Ini Tiketnya Murah Bisa Sekalian Camping

Ia menuturkan bahwa elang-elang yang dilakukan rehabilitasi oleh pihaknya bertujuan untuk dirilis ke taman nasional.

Lanjutnya, yang dimaksud dengan elang yang dirilis adalah elang yang dilepaskan atau dikembalikan ke habitat aslinya.

"Elang yang masuk sini rata-rata sudah jinak, karena lama di pemilik, yang tadinya jinak harus liar kembali, kita latih untuk bisa berburu sendiri, para pemilik elang biasanya kan ngasih makan daging cincang, disini kita pelan-pelan rubah dikasih makan binatang hidup," katanya.

Wisata Suaka Elang yang di bawah naungan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini merupakan wisata edukasi sekaligus wisata alam perkemahan dan air terjun.

Dimana dengan biaya tiket Rp 10 ribu perorang, pengunjung bisa masuk dengan mengesplorasi wisata ini, namun untuk pengunjung yang hendak berkemah dikenakan tiket Rp 20 ribu per malamnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help