TribunBogor/

Peringatan BI, Kasir Dilarang Gesek 2 Kali Kartu Kredit dan Debit Saat Transaksi

dalam setiap transaksi, kartu hanya boleh digesek sekali di mesin Electronic Data Capture ( EDC)

Peringatan BI, Kasir Dilarang Gesek 2 Kali Kartu Kredit dan Debit Saat Transaksi
Pixabay
Ilustrasi kartu kredit 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Bank Indonesia ( BI) melarang dilakukannya penggesekan ganda (double swipe) dalam transaksi nontunai atau menggunakan kartu.

BI menegaskan bahwa dalam setiap transaksi, kartu hanya boleh digesek sekali di mesin Electronic Data Capture ( EDC), dan tidak dilakukan penggesekan lainnya, termasuk di mesin kasir.

"Pelarangan penggesekan ganda tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat dari pencurian data dan informasi kartu," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman dalam pernyataan resmi, Selasa (5/9/2017).

Pengaturan mengenai penggesekan ganda kartu nontunai telah tercantum dalam Peraturan BI Nomor 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran.

Baca: Sistem Mandiri Online Sempat Bermasalah, Ini Penjelasan Pihak Bank Mandiri

Pada Pasal 34 huruf b, BI melarang penyelenggara jasa sistem pembayaran menyalahgunakan data dan informasi nasabah maupun data dan informasi transaksi pembayaran selain untuk tujuan transaksi pemrosesan pembayaran.

"Tercakup di dalamnya adalah larangan pengambilan data melalui mesin kasir di pedagang," ujar Agusman.

Salah satu pihak dalam pemrosesan transaksi pembayaran adalah acquirer, yaitu bank atau lembaga yang bekerja sama dengan pedagang. 

Acquirer ini yang dapat memproses data alat pembayaran menggunakan kartu (APMK) yang diterbitkan oleh pihak lain.

Baca: Iming-imingi Hadiah Rp 5 Juta, Penipu Malah Kena Batunya Dikerjai 2 Wanita Ini Sampai Emosi Jiwa

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help