TribunBogor/

Dihadiri Zumi Zola, 750 Mahasiswa IPB Diwisuda Hari Ini

Rektor menegaskan beberapa inovasi hasil riset IPB yang diharapkan dapat mendukung peningkatan peran IPB dalam pengarusutamaan pertanian.

Dihadiri Zumi Zola, 750 Mahasiswa IPB Diwisuda Hari Ini
Humas IPB
Wisuda IPB 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali mewisuda lulusan terbaiknya dalam sidang terbuka dengan acara tunggal Wisuda dan Penyerahan Ijazah Tahap I Tahun Akademik 2017/2018, Rabu (13/9/2017), di Garha Widya Wisuda (GWW) kampus IPB Dramaga, Bogor.

Pada wisuda tahap ini IPB menyerahkan ijazah kepada 750 orang lulusan, yang terdiri dari 13 lulusan bergelar Doktor, 81 lulusan bergelar Magister Sains, 15 lulusan bergelar Magister Manajemen, 3 lulusan bergelar Magister Profesional, 13 lulusan bergelar Dokter Hewan, dan 622 lulusan bergelar Sarjana.

Wisuda dibuka langsung dan dipimpin oleh Rektor IPB, Prof Herry Suhardiyanto.

Atas nama seluruh sivitas akademika IPB, rektor menyampaikan selamat kepada para lulusan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan.

Rektor mengatakan pada sidang terbuka Dies Natalis ke-54 IPB belum lama ini, Presiden RI Joko Widodo dalam orasinya menyampaikan pesan bagi IPB agar semakin berperan nyata dalam pembangunan pertanian dan masa depan bangsa Indonesia serta mewujudkan cita-cita kemerdekaan kita, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera, serta memperkuat sektor pertanian nasional.

“Atas nama negara, presiden memberikan penugasan kepada IPB untuk memainkan tiga peran besar, yakni berkontribusi aktif dalam berbagai upaya untuk memperkokoh ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia, menghasilkan inovasi di bidang pertanian, dan menyelenggarakan program akademik yang relevan termasuk mengembangkan program studi baru yang mampu menjawab tantangan zaman dan perubahan yang berlangsung dengan cepat," ungkapnya dalam siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com.

Selain itu, IPB juga ditugaskan untuk mengembangkan gagasan konsolidasi usaha pertanian agar mencapai skala ekonomi yang tinggi kelayakannya dan menerapkan model agribisnis dan agroindustri secara komprehensif.

Dengan demikian, para petani, peternak dan nelayan dapat menikmati nilai tambah yang menarik melalui integrasi hulu hilir termasuk meningkatkan efisiensi logistik nasional di bidang pangan, pertanian, dan maritim.

Rektor menegaskan beberapa inovasi hasil riset IPB yang diharapkan dapat mendukung peningkatan peran IPB dalam pengarusutamaan pertanian.

Inovasi-inovasi tersebut diantaranya adalah LAPAN IPB Satellite, merupakan teknologi satelit yang digunakan untuk mengetahui luas areal sawah dan luas panenan, padi varietas IPB3S yang merupakan hasil pemuliaan tanaman padi yang hasil panenan dengan produktifitas yang lebih tinggi, metode Budidaya Jenuh Air untuk meningkatkan produksi kedelai nasional, Transporter Tandan Buah Segar Fastrex sebagai alat angkut tandan buah segar kelapa sawit, Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) sebagai model sekolah lapangan yang memberikan penyuluhan kepada peternak, dan Sea Farming sebagai metode yang sangat prospektif dalam meningkatkan kapasitas produksi perikanan.

Halaman
12
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help