TribunBogor/
Home »

Metro

Kisah Pejuang Tampan Asal Kota Bogor, Bagikan Baju Untuk Temannya Dan Katakan Ini Sebelum Gugur

Bahkan menurut Rosidah pernah sewaktu waktu saat ada Belanda menggeledah orangtuanya sempat ketakutan karena adanya senjata di dalam rumah.

Kisah Pejuang Tampan Asal Kota Bogor, Bagikan Baju Untuk Temannya Dan Katakan Ini Sebelum Gugur
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Tijan Bin Syairin, pejuang asal Kota Bogor yang gugur di usia 18 tahun 

Biasanya usai mendapat senjata Tijan menyimpannya di rumah.

Bahkan menurut Rosidah pernah sewaktu waktu saat ada Belanda menggeledah orangtuanya sempat ketakutan karena adanya senjata di dalam rumah.

"Jadi kalau jaman dulu itu kalau ada penjajah datang rumah itu harus dibuka semua, dan Alhamdulillah senjata yang disembunyikan di dekat tungku itu tidak ketahuan," kayanya.

Rosidah, Adik Bungsu Tijan Bin Syairin
Rosidah, Adik Bungsu Tijan Bin Syairin (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Ada banyak kenangan yang tersimpan di memori keluarga tentang sosok pahlawan tampan asal Kota Bogor itu.

Namun yang paling membekas adalah kenangan tentang apa yag dilakukan Tijan sebelum meninggal.

Ketika itu sebelum berangkat, menurut Rosidah Tijan sempat membagikan pakain miliknya kepada sahabatnya.

Selain itu Tijan pun meninggalkan pesan kepada temannya agar jangan meninggalkan shalat.

Namun rupanya apa yang dilakukan Tija itu adalah hari terakhir dia bertemu dengan para sahabat dan keluaganya.

"Iya temannya juga enggak nyangka kalau Tijan akan tewas, karena waktu itu dia hanya bilang akan pergi tapi enggak bilang mau kemana, dia cuma bilang mau pergi dan tidak usah dicari, tapi rupanya waktu di daerah Gunung Putri, Tijan tewas diberondong peluru oleh tentara NICA, ada sekitar 18 peluru dia juga sempat diinjak, waktu itu temannya melihat ada tentara dan langsung bersembunyi, Tijan sudah diperingatkan tapi dia tidak tau dan akhirnya tertangkap an di tembak, mungkin memang sudah diincar oleh penjajah," kenang Rosidah sambil sesekali mengusap matanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help