TribunBogor/

Dibunuh Mantan Pegawainya, Pasutri Pengusaha Garmen Batal Bangun Masjid

Tanah kosong yang berada di belakang musolah itu rencananya akan digunakan untuk pembangunan masjid.

Dibunuh Mantan Pegawainya, Pasutri Pengusaha Garmen Batal Bangun Masjid
istimewa
Pasutri korban pembunuhan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pelaku pembunuhan pasangan suami istri pengusaha garmen di Jakarta yang jenazahnya dibuang di Purbalingga telah tertangkap polisi.

Otak pelakunya tak lain adalah mantan karyawannya.

Dari tiga pelaku yang ditangkap, satu diantaranya ditembak mati lantaran melawan petugas. Ketiga pelaku ditangkap saat asik berkaraoke di daerah Grobogan, Jawa Tengah.

Kerabat korban, Imron Nashikin, mengatakan, hari saat pemakaman sebenarnya merupakan hari dimana korban datang ke Kota Pekalongan untuk memulai pembangunan masjid.

Musolah yang berada di Banyuripalit, Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan itu rencananya akan direnovasi dan diperluas menjadi masjid.

"Tanah di belakang dulunya kos kosan, lalu dibeli sama almarhum. Dibongkar untuk bangun masjid," kata Imron, Kamis (14/9/2017).

Sekitar empat tahun yang lalu lahan seluas 40x14 meter telah dibeli untuk perluasan musolah.

Namun ternyata pembangunan masjis itu terkatung katung. Orang kepercayaan korban rupanya tidak cepat bergerak memulai pembangunan musolah itu.

"Pernah ketemu dan cerita, orang kepercayaannya itu tidak tanggap makanya pembangunan musolah jadi masjid ini terkatung katung. Beliau (korban) tidak marah, hanya kecewa saja," katanya.

Tanah kosong yang berada di belakang musolah itu rencananya akan digunakan untuk pembangunan masjid.

Halaman
12
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help