TribunBogor/
Home »

Metro

Gerakan Mahasiswa 77/ 78 Reuni, Aktivis Senior Kembali Diskusi di Jantung Kota Hujan

Ketua Dewan Mahasiswa yang aktif pada masa itu pun tampak hadir dalam kegiatan reuni bertajuk 40 tahun gerakan mahasiswa 77/ 78 IPB

Gerakan Mahasiswa 77/ 78 Reuni, Aktivis Senior Kembali Diskusi di Jantung Kota Hujan
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Reuni alumni aktivis gerakan mahasiswa (Gema) 77/ 78 dari Institut Pertanian Bogor (IPB) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Alumni aktivis gerakan mahasiswa (Gema) 77/ 78 dari Institut Pertanian Bogor (IPB) mengadakan kegiatan reuni dengan sejumlah aktivisi Gema 77/ 78 lainnya di IPB Science Park, Kota Bogor, Sabtu (16/9/2017).

Beberapa Ketua Dewan Mahasiswa yang aktif pada masa itu pun tampak hadir dalam kegiatan reuni bertajuk 40 tahun gerakan mahasiswa 77/ 78 IPB itu.

Mulai dari Ketua Dewan Mahasiswa ITB 1977, Indro Tjahyono, Ketua Dewan Mahasiswa UI 1974, Hariman Siregar, dan lain sebagainya.

Selain itu, kegiatan yang baru pertama kali diadakan ini pun turut dihadiri sastrawan senior yang juga sebagai aktivis Gema 77/ 78, Taufik Ismail.

Menurut Ketua Pelaksana kegiatan, Suswan Reksuharjto kegiatan reuni tersebut merupakan suatu upaya bagi para aktivis Gema 77/ 78 untuk kembali meningkatkan tali silaturahmi setelah sekian lama tidak berkumpul bersama.

"Dulu kami punya semangat tinggi berjuang untuk rakyat, melalui kegiatan ini tentu rasa rindu ingin berkumpul kembali mengingat masa-masa kami belajar, bercengkrama, bersanda gurau bisa terobati," ujar Suswan kepada TribunnewsBogor.com.

Kegiatan reuni itu sendiri diawali dengan sambutan dari Taufik Ismail dilanjutkan pembacaan beberapa karya puisi miliknya.

Kemudian kegiatan tersebut dilanjutkan dengan diskusi antar alumni aktivis 77/ 78 membahas sejumlah persoalan yang kini tengah dihadapi negara Indonesia.

"Ya dari hasil diskusi ini tentu akan melahirkan sebuah gagasan yang kemudian bisa menjadi masukkan untuk pemerintah," jelasnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help