TribunBogor/
Home »

News

» Sains

Guru Besar IPB Kembangkan Teknologi Penyamak Kulit Ramah Lingkungan

Menurutnya, proses penyamakan kulit, khususnya penyamakan kulit samoa (Chamois leather) memerlukan waktu yang lama.

Guru Besar IPB Kembangkan Teknologi Penyamak Kulit Ramah Lingkungan
Humas IPB
Profesor Ono Suparno 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kulit hewan segar merupakan hasil samping industri daging dan dapat diolah untuk berbagai keperluan, seperti untuk kulit samak, gelatin, perekat, keperluan medis, dan sebagai bahan pangan.

Selama periode tahun 2012-2016, industri barang dari kulit dan alas kaki mengalami peningkatan ekspor sebesar 6,83 persen.

Namun, pada periode yang sama, Indonesia juga mengimpor kulit dan produk-produk olahannya senilai 0,97-1,14 milyar dolar per tahun dengan laju peningkatan 3,12 persen.

Guru Besar Tetap Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Ono Suparno dalam jumpa pers Pra Orasi Ilmiah di Kampus IPB Baranangsiang, Bogor (14/9/2017), menyampaikan temuannya tentang teknologi pengolahan kulit produktif dan ramah lingkungan menuju pembangunan industri yang maju dan berkelanjutan.

Menurutnya, proses penyamakan kulit, khususnya penyamakan kulit samoa (Chamois leather) memerlukan waktu yang lama.

Kulit samoa (chamois leather) merupakan kulit ternak kecil (sebangsa rusa) yang disamak dengan minyak dan diamplas bagian daging dan rajahnya.

Kulit ini memiliki fungsi spesifik sebagai filter minyak bermutu tinggi, alat pembersih optik, pembersih jendela, badan mobil, kacamata dan penggunaan lainnya. Kulit samoa merupakan kulit hasil samak yang populer di ranah perdagangan kulit.

Oleh karena itu, teknologi penyamakan kulit yang produktif dan ramah lingkungan perlu dikembangkan dan diterapkan untuk mewujudkan pembangunan industri yang maju dan berkelanjutan.

“Upaya untuk meningkatkan produktivitas dapat dilakukan melalui beberapa cara yaitu dengan menurunkan waktu proses produksi, mengoptimumkan bahan baku, dan menurunkan jumlah limbah atau hasil samping,” ujarnya da;lam siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com.

Upaya dalam mempersingkat proses produksi penyamakan kulit samoa, Prof. Ono Suparno melakukan rekayasa proses percepatan penyamakan kulit.

Halaman
12
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help