TribunBogor/
Home »

Metro

Krisis Air Bersih

Salah Ketik Pengumuman, Nomor HP Sopir Taksi Online Ini Diserang Keluhan Pelanggan PDAM Kota Bogor

Lelaki berusia 27 tahun tersebut memaparkan semua pesan yang masuk ke nomornya mengeluhkan soal air di rumah yang tak menyala.

Salah Ketik Pengumuman, Nomor HP Sopir Taksi Online Ini Diserang Keluhan Pelanggan PDAM Kota Bogor
TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Unit Pengamanan Dalam (UPD) PDAM dibantu aparat kepolisian memperketat pengamanan unit-unit produksi dan kantor pusat PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor di Jalan Siliwangi 121, Kota Bogor, Jumat (15/1/2016). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Sedang sibuk cari penumpang, driver taksi online ini bingung banyak pesan masuk soal keluhan air PDAM tak menyala.

Sopir taksi online asal Kota Bogor, Rey, menceritakan siang itu banyak sekali nomor tak dikenal yang mengirim pesan.

Mulai dari WhatsApp sampai menelepon.

Lelaki berusia 27 tahun tersebut memaparkan semua pesan yang masuk ke nomornya mengeluhkan soal air di rumah yang tak menyala.

"Nomor saya ada yang nyantumin di keluhan PDAM, makanya ini gua bingung," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (17/9/2017).

Padahal, menurut warga Laladon tersebut dirinya sama sekali bukan pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan Kota Bogor.

Rey mengetahui bahwa nomor handphonenya dicantumkan dari salah satu media online di Kota Bogor.

Berita tersebut berisikan soal pembertahuan dan permintaan maaf karena ada gangguan saluran air di sejumlah titik di Kota Bogor.

Soal ini, staff Humas PDAM Kota Bogor, Iman Safir mengatakan bahwa pihaknya hanya mengirim rilis pada media tersebut untuk diterbitkan.

Menurut pria bertubuh tambun itu, nomor yang dicantumkan pada pemberintaan bukan kesalahan dari PDAM.

"Dari pojoksatunya yang salah ketik," kata Iman.

Nomor handphone yang mestinya menjadi privasi bagi seseorang akhirnya tersebar begitu saja.

Tentu hal tersebut menjadi kerugian tersendiri bagi pemilik nomornya.

Soal ini, Iman belum memberitahu terkait tanggungjawab PDAM pada si pemilik nomor.

"Lagi dicek dulu, soalnya dikiriman saya mah bener," kata Iman.

Penulis: Ardhi Sanjaya
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help