TribunBogor/

Menengok Kembali Sekolah yang Pernah Runtuh Karena Gempa Bumi, Kondisinya Kini Lebih Maju

Gedung sekolah tersebut rusak berat akibat terkena bencana gempa bumi tahun 2009 silam

Menengok Kembali Sekolah yang Pernah Runtuh Karena Gempa Bumi, Kondisinya Kini Lebih Maju
istimewa

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Puluhan tahun peduli terhadap pendidikan, PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) melakukan 'napak tilas'.

Napak tilas diisi dengan mengunjungi gedung sekolah yang pernah dibangun saat musibah gempa di Ciamis, Jawa Barat tahun 2009.

Sekolah tersebut yakni SD Negeri 3 Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Gedung sekolah tersebut rusak berat akibat terkena bencana gempa bumi.

"Ini sudah menjadi takdir Tuhan, kenapa kami memilih SD N 3 Kertaharja yang kami bangun gedungnya. Dalam waktu dua bulan sepuluh hari, pembangunan gedung sudah selesai," kata Presiden Komisaris PT CPI, Hadi Gunawan dalam siaran pers yang diterima TribunnewsBogor.com, Senin (18/9/2017).

Dia mengaku bahagia saat mendengar anak didik SD N 3 Kertaharja sebagai sekolah binaan PT CPI banyak mendapat kejuaraan dalam berbagai lomba.

"Saya merasa gembira mendengar ibu kepala sekolah mengatakan kepada saya bahwa siswa di sini banyak yang berprestasi, ini luar biasa, saya berharap sekolah ini terus dalam lindungan Maha Kuasa," ujarnya.

SDN 3 Kertaharja, Karyati mengaku sangat senang sekali PT CPI tak pernah putus membantu sekolahnya sepanjang tahun sejak tahun 2009.

"PT CPI sudah banyak sekali melakukan kepedulian. Gedung sekolah, sepuluh unit komputer untuk belajar siswa, alat-alat drum band, dan tentunya pemberian telur setiap seminggu dua kali untuk siswa, bagi kami itu bermanfaat sekali. Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada CPI," ujarnya.

Dia menambahkan, sejak sarana dan prasarana yang banyak dibantu oleh CPI, siswa menjadi lebih giat dalam belajar.

"Dulu itu SD ini tidak seberprestasi sekarang, namun sejak banyak bantuan masuk dari CPI, kini sudah mampu mengoleksi 85 piala hasil kejuaraan dalam berbagai bidang," ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Wawan S. Arifin mengatakan sangat berterimakasih kepada PT CPI yang sudah peduli kepada dunia pendidikan yang ada di Kabupaten Ciamis.

"Saat ini permasalahan dunia pendidikan kita adalah kekurangan guru PNS. Semoga kedepannya PT CPI selain memberikan bantuan sarana prasarana juga memikirkan juga tentang nasib tenaga pendidiknya (guru)," ujar Wawan.

Menurutnya, dengan adanya hubungan baik antara swasta dengan pemerintah, diharapkan akan semakin memajukan dunia pendidikan Tanah Air.

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help