TribunBogor/
Home »

Bogor

Partai Perindo Kabupaten Bogor Saat Daftar Menjadi Peserta Pemilu Legislatif 2019

Pasalnya, berkas yang diserahkan oleh Partai Perindo ke KPUD Kabupaten Bogor dianggap tidak sesui sehingga harus dilengkapi lagi.

Partai Perindo Kabupaten Bogor Saat Daftar Menjadi Peserta Pemilu Legislatif 2019
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Partai Perindo Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Partai Perindo Kabupaten Bogor gagal mencatatkan namanya menjadi peserta Pemilu Legislatif 2019 mendatang.

Jajaran kader Perindo Kabupaten Bogor yang datang untuk mendaftar di KPUD Kabupaten Bogor, diminta untuk pulang pada Senin (9/10/2017).

Pasalnya, berkas yang diserahkan oleh Partai Perindo ke KPUD Kabupaten Bogor dianggap tidak sesui sehingga harus dilengkapi lagi.

Komisioner KPUD Kabupaten Bogor, Erik Fitriadi menjelaskan, dalam sistem informasi partai politik (Sipol), Perindo mendaftarakan sebanyak 2259 kartu tanda anggota (KTA) untuk bisa menjadi peserta dalam Pemilu legislatif ditahun 2019 nanti.

Namun, saat dilakukan verifikasi dari data yang diserahkan kepada KPU ternyata angkanya tidak sama dengan data yang diajukan dalam Sipol.

"Saat dicocokan KTA hanya 2152 dan KTP hanya 2085, makanya harus dilengkapi dulu baru diserahkan lagi ke kami," kata dia di kantor KPUD Kabupaten Bogor, Senin (9/10/2017).

Menurutnya, masih ada batas waktu hinga 16 Oktober 2017 bagi Partai Perindo untuk melengkapi datanya yang kurang itu.

"Kalau datanya tidak sesuai dengan Sipol yang didaftarkan, maka datanya itu kami kembalilan ke Parpol," katanya.

Sementara itu, Gery Permana, Tim Officer DPD Perindo Kabupaten Bogor mengatakan pihaknya akan melengkapi data sipol yang saat ini ada kekeliruan.

"Iya ternyata ada kekurangan data dan akan segera kami perbaiki untuk diserahkan kembali ke KPU," kata dia.

Gery menambahkan, kekurangan data ini lantaran ada anggota yang belum menyerahkan KTA dan foto Copy KTP sehingga tidak sesuai dengan data yang didaftarkan lewat aplikasi Sipol.

"Misalkan di salah satu kecamatan ada 13 anggota, tapi KTP nya hanya ada 10 saja sehingga membuat data menjadi tidak sesuai," imbuhnya.

Gery menegaskan akan kembali datang ke kantor KPU untuk menyerahkan berkas yang sudah dilengkapi sebelum tanggal 16 oktober nanti.

"Dalam waktu dekat kami akan datang lagi, sebab kurangnya juga tidak banyak," tandasnya.

Penulis: Damanhuri
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help