TribunBogor/
Home »

Bogor

Atasi Kemacetan, Jalur Alternatif Puncak Akan Dilebarkan Hingga 5 Meter

Ia menjelaskan bahwa nantinya jalan desa yang ada, akan dibeton dan dilebarkan menjadi 4 sampai 5 meter.

Atasi Kemacetan, Jalur Alternatif Puncak Akan Dilebarkan Hingga 5 Meter
TribunnewsBogor.com/ Naufal Fauzy
Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah II, Eko Sulistyo 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Pembangunan jalur alternatif Puncak Utara merupakan program Bupati Bogor, Nurhayanti untuk menekan kemacetan yang kerap melanda Jalur Puncak.

Menurut Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah II, Eko Sulistyo, pembangunan jalur alternatif tersebut akan segera mulai dilakukan.

"Tahap awalnya, dari pemerintah ada 4 desa yang akan diberikan bantuan keuangan untuk infrastruktur desa, yakni Pasir Angin, Cipayung Datar, Cipayung Girang dan Megendung," ujar Eko kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (11/10/2017).

Ia menjelaskan bahwa nantinya jalan desa yang ada, akan dibeton dan dilebarkan menjadi 4 sampai 5 meter.

Pelebaran jalan tersebut menurutnya juga disesuaikan dengan kondisi jalan itu sendiri karena pelebaran dilakukan di atas jalan yang sudah jadi dimana rata-rata lebarnya hanya 3 sampai 5 meter.

"Pembangunannya tidak sebatas jalan, tapi juga melakukan pembangunan pelengkap badan jalan untuk pengamanan jalan tersebut," katanya.

Eko pun menjelaskan bahwa jika jalur alternatif tersebut sudah rampung, pengendara bakal bisa melaju ke arah Puncak melalui Desa Pasir Angin Megamendung hingga ke Puncak kawasan wisata Paralayang, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua.

Namun sampai sekarang pihaknya sedang menunggu dana dari Pemkab Bogor turun untuk melakukan pembangunan jalur alternatif Puncak tersebut.

"Dana belum diturunkan, makanya sekarang lagi buat gambar, saya siapkan gambar untuk pembangunan jalur itu, tinggal turun anggaran," pungkasnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help