TribunBogor/
Home »

Bogor

Rehab Sekolah Tepat Waktu, Disdik Dapat Bonus Rp 3,9 Miliar dari Kemendiknas

tambahan bantuan keuangan dari Kemendiknas ini lantaran Disdik Kabupaten Bogor dianggap berhasil

Rehab Sekolah Tepat Waktu, Disdik Dapat Bonus Rp 3,9 Miliar dari Kemendiknas
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
TB Luthfie Syam, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor mendapatkan bonus tambahan bantuan keuangan dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) sebesar Rp 3,98 miliar.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, TB Luthfie Syam usai menggelar rapat kordinasi bersama Bupati Bogor di Pendopo Cibinong.

Luthfi menuturkan, tambahan bantuan keuangan dari Kemendiknas ini lantaran Disdik Kabupaten Bogor dianggap berhasil melaksanakan rehabilitasi gedung-gedung SD dengan menggunakan DAK tepat waktu.

Baca: Mengenal Sosok Emak di Gunung Raung, Barista Terbaik Bagi Pendaki

Menurutnya, tambahan anggaran yang bersumber dari APBN Perubahan ini dialokasikan untuk 14 kegiatan seperti 10 kegiatan untuk rehabilitasi ruang kelas, dua perpustakaan dan satu kantin serta WC.

"14 kegiatan ini ditargetkan selesai awal Desember, karena pelaksanaan kegiatannya langsung dilakukan masyarakat dan komite sekolah dengan mekanisme swakelola sehingga tidak perlu dilelangkan," kata lelaki berkumis tebal itu.

Mantan Kasatpol PP Kabupaten Bogor ini juga menambahkan, realisasi serapan anggaran Dinas Pendidikan sebagai salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang paling banyak mendapatkan uang APBD.

Baca: Ayah Sule Meninggal Dunia, Begini 5 Perlakuan Entis Sutisna Selama Abah Dodo Sakit

Lebih lanjut dia mengatakan, pekerjaan atau kegiatan fisik baik rehabilitasi maupun pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) yang jumlahnya mencapai 247 kegiatan saat ini sudah rampung sekitar 47 persen.

"Target yang kami capai di 2017 ini buah dari evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun lalu, ditambah dengan masukan positif dari masyarakat yang juga kami tampung," ujar Luthfi.

Baca: Ahli Matematika IPB Kendalikan Virus Hepatitis dengan Rumus

Ia optimis, jika proyek fisik yang ada di dinasnya rampung sebelum masa kontrak berakhir.

"Insya Allah pada tahun 2017 ini tidak akan ada proyek fisik yang gagal," tukasnya.(*)

Penulis: Damanhuri
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help