TribunBogor/
Home »

Metro

Krisis Blanko Belasan Ribu Warga Kota Bogor Belum Punya e-KTP

Ada beberapa hal yang membuat ribuan warga tersebut hingga saat ini belum juga memiliki E-KTP.

Krisis Blanko Belasan Ribu Warga Kota Bogor Belum Punya e-KTP
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
e-KTP 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Ribuan warga Kota Bogor yang telah melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP) belum memiliki kartu identitas tersebut.

Ada beberapa hal yang membuat ribuan warga tersebut hingga saat ini belum juga memiliki E-KTP.

Kabid Penyajian Informasi, administrasi, Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kota Bogor, C Ari Setyaningsih menuturkan, pendistribusian blanko E-KTP yang lambat menjadi salah satu penyebab masyarakat di Kota Bogor belum memiliki KTP meski telah melakukan perekaman.

Pemberian blanko E-KTP yang bertahap membuat pihaknya harus menunggu kembali kiriman blanko dari pusat untuk mencetak E-KTP.

Baca: Info Berantai Soal Rusuh di Puncak Makin Liar, Kalimatnya Ditambah-tambahi

"Jadi memang dari pusatnya tidak sekaligus sesuai kebutuhan diberikan blankonya, bertahap," katanya kepada TribunnewsBogor.com di ruang kerjanya.

Selain itu, kata dia, pendingnya rekaman data menuju server pusat pun menjadi penyebab masih banyaknya warga yang belum memilikinya E-KTP.

Saat ini, tercatat sebanyak 23.592 warga Kota Bogor masih mengalami kendala dalam pengiriman data perekaman ke pusat.

Baca: Kisah Lelaki Pemburu 1.000 Janda Heboh, Ternyata Ini Keistimewaannya yang Bikin Para Wanita Nyantol

"Kan memang seluruh Indonesia, kalau memang sudah masuk datanya, bisa tinggal cetak, asal ada blankonya," katanya.

Sementara itu, lanjut dia, ada sebanyak 47.092 warga Kota Bogor yang hanya tinggal menunggu pencetakan E-KTP.

"Seiring berjalan waktu sudah berkurang, sejauh ini 32.027 yang sudah dicetak, jadi kepada warga yang belum mendapatkan E-KTP mohon untuk bersabar," pungkasnya.(*)

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help