TribunBogor/
Home »

Bogor

Mahasiswa HMI Demo Pemkab Bogor Lewat Pintu Belakang, Satpol PP Buru-buru Kunci Pagar

Mahasiswa yang datang lewat gerbang belakang komplek perkantoran Pemkab Bogor ini tidak diizinkan masuk oleh petugas yang berjaga

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor buru-buru mengunci pagar saat sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendatangi komplek perkantoran Pemkab Bogor, Kamis (12/10/2017).

Mahasiswa yang datang lewat gerbang belakang komplek perkantoran Pemkab Bogor ini tidak diizinkan masuk oleh petugas yang berjaga mengamankan aksi tersebut.

Kodinator Aksi, Sundan wijaya mengatakan, saat ini pengelolaan Dana Desa yang turun ke Pemerintah Desa dianggap tidak sesui harapan.

Menurutnya, Dana Desa yang diglontorkan oleh pemerintah pusat itu seharusnya untuk meningkatkan kesejahteraan warga di desa serta pembangunan yang ada di desa.

"Tapi kenyataannya tidak seperti itu, kami menduga Dana Desa itu digunakan untuk memperkaya diri kelompok tertentu," ujarnya disela-sela aksi kepada awak media, Kamis (12/10/2017).

Sundan berpendapat, hal dikarenakan lemahnya pengawasan dari pemerintah daerah kepada aparatur desa.

"Kami sudah datangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), tapi mereka sendiri malah engga tahu permasalahan di desa," imbuhnya.

Seharusnya, kata dia, DPMD dan Inspektorat yang mempunyai kewenangan bisa mengawasai aliran dana yang mengalir ke desa-desa.

"Terus pemerintah daerah ini ngapain ajah, apa cuma duduk di kantor," ketusnya.

Aksi ini pun mendapatkan pengawalan ketat dari petugas Satpol PP dan aparat kepolisian Polres Bogor.

Para mahasiswa yang datang lewat gerbang belakang ini berharap bisa memasuki kawasan perkantoran pemkab bogor untuk menyampaikan aspirasinya di depan kantor Inspektorat Kabupaten Bogor.

Hingga berita ini diturunkan, mahasiswa HMI ini masih bertahan digerbang belakang yang dikunci oleh petugas.

Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help