TribunBogor/
Home »

Metro

Tak Kompak dengan Jabar Larang Transportasi Online, Dishub Kota Bogor Fatsun Pada BPTJ

Berbeda dengan Jawa Barat yang telah mengeluarkan larangan transportasi berbasis online

Tak Kompak dengan Jabar Larang Transportasi Online, Dishub Kota Bogor Fatsun Pada BPTJ
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Deklarasi damai driver ojek online dan sopir angkot di Balaikota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Dinas Perhubungan Kota Bogor masih menunggu intruksi dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terkait operasional transportasi berbasi online.

Berbeda dengan Jawa Barat yang telah mengeluarkan larangan transportasi berbasis online, menurut Kasi Angkutan Dishub Kota Bogor, Jimmy, Kota Bogor tak mengacu pada Dishub Jawa Barat.

"Untuk di Kota Bogor sendiri tidak serta merta mengikuti ketentuan dari Dishub Jabar, terkait dengan pelarangan transportasi online, karena sesuai dengan kewenangan itu, bahwa Bogor termasuk dalam wilayah kerjanya Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) dan sementara ini, BPTJ belum mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pelarangan tersebut," jelasnya pada TribunnewsBogor.com, Kamis (12/10/2017).

Seperti diketahui bersama, Dishub Jawa Barat telah resmi melarang transportasi berbasis aplikasi.

Larangan tersebut disepakati oleh Dinas Perhubungan Jawa Barat dengan Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) Jawa Barat.

Hasil kesepakatan pada 6 Oktober 2017 ini dituangkan dalam Surat Pernyataan Bersama terkait Angkutan/ Taksi berbasis Online di Gedung Pakuan Gubernur Jawa Barat, Kota Bandung.

Soal ini, Agus Suprapto Sekertaris Dinas Perhubungan Kota Bogor memandang bahwa kesepakatan tersebut sebagai langkah postif untuk membenahi sistem transportasi.

"Walaupun online, karena ini ada kebijakan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, kami masih menunggu hal-hal yang pasti arahnya, termasuk mekanisme koordinasi dengan instansi lainnya," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help