TribunBogor/
Home »

Metro

Ditinggal Dinas Suami, Istri Polisi Disatroni 2 Perampok Tengah Malam

Karena takut, korban yang tidak berdaya pun menunjukkan tempat penyimpanan perhiasannya.

Ditinggal Dinas Suami, Istri Polisi Disatroni 2 Perampok Tengah Malam
istimewa
Ilustrasi perampokan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Ditinggal suami kerja, Istri Polisi panik disatroni dua pria tak dikenal di kediamannya di Kampung Cibalagung RT2/ 3 Kelurahan Pasir Kuda, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat (13/10/2017).

Dengan mencongkel pintu utama, dua pria itu berhasil masuk ke dalam rumah korban.

Ketika itu, sekira pukul 02.00 WIB dini hari, istri dari seorang anggota SPKT Polresta Bogor Kota, Diyanti Wulandari terbangun setelah dua pria bermasker membangunkannya.

Dua pria tersebut kemudian mengancam Diyanti dengan menodongkan pisau dan memaksa untuk menunjukkan tempat penyimpanan benda berharga.

Karena takut, korban yang tidak berdaya pun menunjukkan tempat penyimpanan perhiasannya.

Menurut Kasubag Humas Polresta Bogor Kota, AKP Syarif, saat itu pelaku langsung mengambil barang berharga milik korban.

"Barang yang diambil itu berupa perhiasan emas, cincin 5 gram, anting 2 gram, kalung emas berikut surat perhiasannya, uang sebesar Rp. 100 ribu dan satu ponsel merk Samsung Galaxy J-1 Ace warna biru tua," kata Syarif saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.

Sekira pukul 02.45 WIB, korban pun mencoba menghubungi suami, Briptu Harry Prasetio yang tengah melaksanakan tugas piket.

Sayangnya, sambungan telepon dari korban tidak mendapatkan jawaban dari suami.

"Namun setelah Harry melihat pesan WhatsApp yang isinya memberitahukan bahwa rumahnya kerampokan, Harey bersama Reskrim langsung ke lokasi kejadian," paparnya.

Sesampainya di lokasi, Harry pun terkejut melihat kondisi kamar di rumahnya dalam keadaan berantakan.

"Pas datang, istrinya masih shock," ucapnya.

Syarif melanjutkan bahwa korban mengalami kerugian sekitar Rp. 4 juta akibat insiden pencurian tersebut.

"Kasus ini masih terus didalami dan sedang dalam penyelidikan," pungkasnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help