TribunBogor/
Home »

Metro

Dukung Ketersediaan Pangan Strategis, Kementan Adakan Workshop Bagi Penyuluh

Workshop tersebut juga dihadiri oleh para kepala UPT dan ketua STPP yang ada di bawah Kementerian Pertanian.

Dukung Ketersediaan Pangan Strategis, Kementan Adakan Workshop Bagi Penyuluh
TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti
Sekretaris BPPSDMP, Surachman Suwardhi saat wawancara di Bogor, Kamis (12/10/2017) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Untuk mendukung tercapainya kedaulatan pangan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian mengadakan workshop bagi para penyuluh.

"Tujuan dari workshop ini yakni bagaimana kita bisa terjadi tukar menukar informasi sehingga desain kerjasama ini bisa berkembang dan mendukung program utama Kementan," kata Sekretaris Badan PPSDMP Surachman Suwardhi di Bogor, Kamis (12/10/2017).

Ia juga menjelaskan, pihaknya terus berusaha untuk mendukung fasilitasi program-program yang dimiliki oleh Dirjen Teknis agar targetnya tercapai di lapangan.

"Untuk itu tentunya kerjasama ini harus diarahkan bagaimana agar pola-pola kegiatan yang kita lakukan mendukung Dirjen Teknis bisa lebih efisien," jelasnya.

Workshop tersebut juga dihadiri oleh para kepala UPT dan ketua STPP yang ada di bawah Kementerian Pertanian.

Surachman juga mengingatkan kalay BPPSDMP memiliki tiga pilar utama yakni pendidikan, pelatihan dan penyuluhan.

Menurutnya ada fungsi yang harus saling mendukung antara BPPSDMP dan Ditjen Teknis.

Ditjen Teknis berfungsi adalah memfasilitasi program dalam rangka mendukung ketahanan pangan, kedaulatan pangan dan ketersediaan pangan strategis.

"BPPSDMP berfungsi pengawalan dan pendampingan agar program-program tersebut bisa terlaksana sesuai target," katanya.

Program-program tersebut lanjutnya, muaranya ada di kelompok tani.

Sedangkan pembinaan kelompok tani dan membangun dinamika kelompok tani kewenangannya ada di penyuluh.

Untuk itu perlu sinergitas antara penerima manfaat (kelompok tani) yang dibimbing oleh penyuluh yang difasilitasi program dari Ditjen Teknis.

Ia mengatakan jika sinergitas tidak terbangun maka program yang difasilitasi Ditjen Teknis yang akan dijalankan oleh pendamping pertanian akan menjadi tidak efektif.

Workshop peningkatan kerja sama bidang penyuluh dan pengembangan sumber daya manusia berlangsung selama tiga hari mulai dari Rabu-Kami (11-13/10/2017).

Selain pembekalan materi yang disampaikan oleh narasumber dari Kementerian Luar Negeri, Bappenas, BUMN dan juga swasta, peserta juga melakukan kunjungan lapangan ke PT Fonterra, peternak yang sukses di wilayah Sentul.

Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help