TribunBogor/
Home »

Bogor

Info Hoax Kerusuhan di Puncak Masih Ramai Hari Ini, Begini Tanggapan Warga Puncak

Bahkan sampai hari ini, pengguna sosial media Twitter masih ada yang bertanya-tanya apakah Jalur Puncak masih macet karena kerusuhan tersebut.

Info Hoax Kerusuhan di Puncak Masih Ramai Hari Ini, Begini Tanggapan Warga Puncak
Facebook
Puncak Rusuh 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Informasi hoax kemacetan total di Puncak Bogor hari ini, Jumat (13/10/2017), masih bertebaran di media sosial.

"Jalur di Puncak Bogor macet ada sejumlah pedagang membakar kayu di tengah jalan," tulis pengguna Twitter, @hayig_hoyag, Jumat (13/10/2017).

Bahkan sampai hari ini, pengguna sosial media Twitter masih ada yang bertanya-tanya apakah Jalur Puncak masih macet karena kerusuhan tersebut.

Menurut warga asli Cisarua, Puncak Bogor, Ujang (48) mengatakan bahwa ketika mendapati informasi di media sosial terkait ada kerusuhan yang menyebabkan jalur Puncak macet hingga Kota Bogor, dia hanya tersenyum.

"Begitu saya lihat di ponsel saya ada info macet total karena rusuh itu, saya hanya senyum-senyum aja, kapan macet totalnya ? saya bilang," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (13/10/2017).

Pria yang bekerja sebagai pegawai dinas di ini juga mendapati anaknya juga malah tertawa-tawa mendapati informasi yang salah tersebut.

Ujang mengatakan bahwa jika warga Puncak Bogor melakukan demo, biasanya tidak demo di jalan, justru warga akan demo langsung ke kantor-kantor dengan tertib.

"Pas hari rabu ada kerusuhan itu ya, kita warga Puncak di sini aman-aman aja, gak macet total, kalau pun kita demo protes gitu, kita mah sesuai aturan, gak nyampe di tengah jalan gitu," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa untuk wisatawan yang hendak datang ke Puncak jangan takut dan jangan percaya dengan informasi tersebut.

"Gak ada, gak ada macet total di sini, warga yang mau ke Puncak Bogor jangan takut, dari pas hari Rabu kejadiannya itu sampai sekarang Jalur Puncak biasa-biasa aja," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help