Ditjen Peternakan Bareng Charoen Pokphand Kembali Kirim Bantuan Pakan Untuk Peternak di Bali

Tempat penampungan sampai saat ini berjumlah 43 titik yang tersebar di 7 Kabupaten

Ditjen Peternakan Bareng Charoen Pokphand Kembali Kirim Bantuan Pakan Untuk Peternak di Bali
Istimewa
Ditjen Peternakan Hewan bersama Charoen Pokphand kembali mengirimkan bantuan pakan kepada para peternak 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tak hanya warga, tapi juga para peternak yang terdampak erupsi Gunung Agung, Karangasem, Bali.

Setelah hampir sebulan dalam status awas, ribuan warga Bali mengungsi.

Hal ini juga menyulitkan para peternak yang harus ikut mengungsikan heran ternaknya.

Memahami hal tersebut, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali dan Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, serta Pemerintah daerah Kabupaten Karangasem membentuk Tim Kesiapsiagaan Darurat  dalam misi penyelamatan ternak, serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi untuk diambil keputusan dalam penyelesaiannya di lapangan.

Tim ini telah bekerja selama 3 minggu, dan telah berhasil melaksanakan kegiatan evakuasi ternak sapi, kambing, babi, dan unggas ke lokasi penampungan.

Jumlah ternak yang sudah dievakuasi sejauh ini  sebanyak  6.459ekor, terdiri dari  5.718 ekor Sapi, 534 ekor kambing dan 207 ekor babi .

Tempat penampungan sampai saat ini berjumlah 43 titik yang tersebar di  7 Kabupaten yaitu Kabupaten Karangasem, Kab. Klungkung, Kab. Gianyar, Kab. Buleleng,  kab. Bangli, Kab Tabanan, dan Kab Denpasar. 

Mengingat wilayah yang harus dievakuasi cukup luas serta populasi ternak yang terevakuasi semakin meningkat, Satgas menfasilitasi pelaku industri dibidang Peternakan yang akan berperan serta memberikan bantuan berupa pakan ternak dan truk untuk mengevakuasi ternak yang dibutuhukan oleh peternak saat ini.

PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) sebagai salah satu perusahaan penyedia pakan ternak dan sesuai dengan komitmen yang disampaikan President East Area PT.CPI, Peraphon prayooravong pada saat pemberian bantuan pertama berupa  50 ton pakan konsentrat  dan 3 buah truk untuk proses evakuasi di Denpasar, kamis 28 September 2017.

Bahwa perusahaan sangat menyadari salah satu hal krusial yang menjadi beban untuk para peternak adalah masalah pakan untuk ternak mereka, dan sapi lebih diutamakan karena pemeliharaan sapi lebih sulit dan membutuhkan ketersediaan pakan sesegera mungkin dibandingkan dengan ayam yang bisa dipanen dan dijual, oleh karena itu perusahaan akan selalu siap membantu sesuai dengan perkembangan kebutuhan di lapangan.  

"Berdasarkan permintaan dari Lapangan, bahwa saat ini di lokasi penampungan sangat membutuhkan Pakan Hijau Ternak /PHT sebagai campuran pakan konsentrat,  maka pada hari ini, Senin (16/7/2017), di Posko Tanah Ampo kembali diserahkan bantuan berupa 33 ton PHT kepada Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri," kata Peraphon prayooravong dalam keterangan pers yang diterima TribunnewsBogor.com.

Bantuan tersebut diserahkan oleh oleh IGN Alit, Goverment Relation Charoen Pokphand Indonesia, yang disaksikan oleh I Ketut Nata Kusuma selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Selanjutnya setelah penyerahan bantuan secara simbolis PHT,  Bupati Karangasem melanjutkan meninjau tempat penampungan ternak di  dusun Samuh Desa Bugbug, Karangasem untuk melihat secara langsung kondisi sapi yang berada di tempat penampungan. 

 "Apa yang diberikan oleh pihak swasta dalam hal ini PT. Charoen Pokphand Indonesia, melalui CSR nya,  bisa menjawab  keraguan para pengungsi yang ternaknya di titip kan di pengungsian. Pakan konsentrat dan pakan hijau ternak yang ada disini dapat mencukupi kebutuhan pakan ternak yang ada, sehingga jangan ragu lagi untuk mengirim ternak ke pos penampungan ternak terdekat," ujar I Gusti Ayu Mas Sumatri. 

IGN Alit,  berharap apa yang diberikan ini bisa sedikit meringankan beban para peternak yang merupakan korban erupsi Gunung Agung dimana ternak mereka berada di tempat penampungan. 

Penulis: Yudhi Maulana Aditama
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved