TribunBogor/
Home »

Bogor

Buruh Kabupaten Bogor Tuntut Gaji Rp 3,8 juta, Apindo : Perusahaan Bisa Pada Bangkrut

saat ini masih banyak sekali keluhan pengusaha terutama dari sektor padat karya seperti pengusaha garment

Buruh Kabupaten Bogor Tuntut Gaji Rp 3,8 juta, Apindo : Perusahaan Bisa Pada Bangkrut
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
buruh melakukan aksi demo lanjutan di kawasan Tegar Beriman, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Assosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Bogor memprediksi akan banyak perusahaan yang minggat dari bumi tegar beriman jika UMK yang tetapkan terlalu tinggi.

Bagian Litbang dan Pengupahan pada Apindo Kabupaten Bogor, Ahmad Basuni menerangkan, tuntutan kenaikan UMK yang diajukan para buruh di Kabupaten Bogor saat ini dinilai terlalu besar hingga mencapai Rp 3,8 juta atau naik sekitar 20 persen.

"Kemungkinan akan banyak pengusaha yang gulung tikar, karena tidak sanggup membayar," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (14/10/2017).

Terlebih, kata dia, saat ini masih banyak sekali keluhan pengusaha terutama dari sektor padat karya seperti pengusaha garment yang penjualannya semakin terjadi penurunan.

"Percuma kita kabulkan upah besar kalau nantinya banyak perusahaan yang pada bangkrut," ketusnya.

Diberitakan sebelumnya, ratusan buruh menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bogor, Selasa (14/11/2017).

Para buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Melatal Indonesia (FSPMI) meminta kenaikan UMK di Kabupaten Bogor dikisaran Rp 3,8 juta pada tahun 2018 nanti.

Penulis: Damanhuri
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help